Berta Von Cantik dan Zeppelin Jaga Pertemuan G20 di Borobudur

Selasa, 13 September 2022 - 16:35 WIB
loading...
Berta Von Cantik dan Zeppelin Jaga Pertemuan G20 di Borobudur
Kuda tunggang jenis Thoroughbreed bernama Zeppelin dan Quit Nice uikut mengamankan Culture Minister Meeting G20 di Candi Borobudur, Magelang pada 11-17 September 2022. Foto/Ist
A A A
MAGELANG - Polda Jateng melakukan pengamanan ketat dalam rangkaian kegiatan Culture Minister Meeting G20 di Magelang. Selain mengerahkan 1.700 personel, sejumlah satwa juga ikut dilibatkan dalam pengamanan.

Satwa yang dilibatkan berupa dua ekor kuda dan empat ekor anjing yang merupakan bagian dari unit satwa Polres Magelang, hewan-hewan tersebut seluruhnya merupakan hewan ras yang terpilih dan mempunyai kualifikasi tugas masing-masing.

Baca juga: Presiden G20, Komitmen Indonesia Perkuat Kesehatan Global

"Kuda-kuda yang dilibatkan merupakan kuda tunggang jenis Thoroughbreed, salah satu ras kuda yang paling populer di dunia karena dikenal lincah, enerjik dan cepat. Mereka dalam even G20 sebelumnya di Magelang juga dilibatkan," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy di Magelang, Selasa (13/9/2022).

“Namanya Zeppelin usia 16 tahun dan Quit Nice usia 18 tahun. Dua-duanya kuda jantan dan sudah terlatih,” tambahnya.

Sementara empat anjing yang terlibat pengamanan, kata Iqbal, terdiri dari satu ekor rottweiler, satu ekor dobberman, satu ekor german shepperd dan satu ekor belgian malinoise.

"Bertha Von Cantik merupakan betina jenis rottweiler usia 6 tahun dan Bruno Von Ganas, jantan jenis dobberman usia 6 tahun. Mereka punya kualifikasinya dalmas. Sedangkan Justin Von Krueger. Anjing jantan jenis german shepperd usia 6 tahun mempunyai kualifikasi pelacakan bahan peledak dan narkotika serta Theo Von Kligen anjing jantan jenis Belgian Malinoise usia 6 tahun yang mempunyai kualifikasi pelacakan jejak secara umum," terangnya.

Baca juga: Presidensi G20 Momentum Menggeser Arah Prioritas Investasi

Pawang senior di unit satwa Polres Magelang, Aiptu Ady Prasteyo mengatakan dalam pengamanan pertemuan G20 di Magelang ini dirinya bertugas bersama empat orang pawang lain.



Polisi yang pernah bertugas di Timor-Timur, Aceh dan Papua ini menjelaskan, ada tiga pawang K-9 dan dua pawang atau penunggang kuda yang standby.

"Setiap ada pergerakan kita berkoordinasi dengan Brimob atau atas perintah dari atasan," ujarnya.
(shf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1439 seconds (11.252#12.26)