KKB Bakar 5 Alat Berat di Pegunungan Bintang, 10 Pekerja Terjebak di Lokasi

Selasa, 13 September 2022 - 11:44 WIB
loading...
KKB Bakar 5 Alat Berat...
Polres Pegunungan Bintang dan Satgas Damai Cartenz mengevakuasi puluhan karyawan proyek pembangunan jalan di Kampung Mangabib Distrik Oksebang-Distrik Kimirok. Foto/iNews TV/Omega Batkurombawa
A A A
OKSIBIL - Polres Pegunungan Bintang bersama Satgas Damai Cartenz melakukan evakuasi puluhan karyawan proyek pembangunan jalan yang mengubungkan Distrik Oksebang-Distrik Kimirok di Kampung Mangabib.

Mereka dievakuasi setelah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua melakukan aksi penyerangan berupa pembakaran alat berat proyek di lokasi.

Baca juga: KKB Lamek Taplok Berulah, Bakar Alat Berat di Pegunungan Bintang Papua

Kapolres Pegunungan Bintang Papua, AKBP Cahyo Sukarnito mengatakan pihaknya sedang menuju lokasi kejadian.

"Kita sementara menuju TKP. Informasi masih ada 10 pekerja di seputaran lokasi yang berusaha memyelamatkan diri," ungkap Cahyo.

Kapolres menambahkan, saat ini para pekerja menyelamatkan diri ke rumah warga setempat lantaran telah mendapat penyerangan dari KKB yang diduga dari kelompok Lamek Taplok.

"Tim Gabungan sedang bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi pekerja yang menyelamatkan diri ke rumah penduduk," tambahnya

Baca juga: Kronologi KKB Bakar Alat Berat Proyek Jalan di Pegunungan Bintang Papua

Sebelumnya KKB kembali menebar teror kepada para pekerja proyek jalan di Kampung Mangabib, Distik Oksebang, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. KKB membakar alat berat, Senin (12/9/2022) sekitar pukul 20.00 WIT.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal membeberkan kronologis kejadian, Selasa (13/9/2022).

Kamal menjelaskan, kejadian pembakaran itu dilakukan KKB Ngalum Kupel pimpinan Nason B. Mimin sekitar pukul 20.00 WIT.

Kejadian itu baru dilaporkan oleh warga setempat kepada aparat keamanan pada pukul 23.00 WIT.

“Pembakaran alat berat milik PT DHR yang mengerjakan proyek pembangunan jalan Distrik Oksebang-Distrik Kiwirok diduga dilakukan oleh KKB Ngalum Kupel pimpinan Nason B. Mimin pada pukul 20.00 WIT dan baru diketahui pukul 23.00 WIT setelah ada yang melapor,” kata Kamal.



Pada saat aksi pembakaran itu terdengar 6 kali letusan senjata api. Sementara itu para pekerja berjumlah 24 orang menyelamatkan diri ke Oksibil. Sedangkan 10 orang lainnya masih berada di Kampung Mangabib.

“Saat kejadian terdengar 6 kali letusan senjata dari KKB. Sedangkan untuk para karyawan sebanyak 24 orang sudah berada di Distrik Oksibil dan masih ada 10 orang lagi di lokasi kejadian,” ujarnya.

Direncanakan hari ini tim gabungan akan melakukan evakuasi terhadap 10 pekerja yang masih berada di tempat lain.

”Kapolres Pegunungan Bintang telah membentuk tim yang terdiri dari anggota Polres dan Satgas Damai Cartenz untuk melakukan evakuasi terhadap 10 pekerja yang masih berada di Kampung Mangabib,” pungkasnya.

Untuk sementara 6 alat berat terdiri dari 5 excavator dan 1 bulldozer.

"Untuk lebih pastinya berapa jumlah alat berat yang dibakar oleh KKB menunggu anggota mengecek TKP, saat ini anggota belum berada di TKP. Sedangkan jarak yang cukup jauh jika ditempuh dengan kendaraan memakan waktu sekitar 4 jam," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Wadanyon HSSBI KKB Kodap...
Wadanyon HSSBI KKB Kodap XVI Yahukimo Ditangkap, Satgas Cartenz Sita Amunisi dan Sajam
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
MPSI: Pengungsian Moskona...
MPSI: Pengungsian Moskona Teluk Bintuni Butuh Perhatian Khusus Pemerintah Pusat Pascaserangan Kelompok Separatis
Kondisi Pengungsi Moskona...
Kondisi Pengungsi Moskona Teluk Bintuni Memprihatinkan Pascaserangan Separatis Papua
Satgas Operasi Damai...
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Tangkap KKB Penembak Warga Sipil
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Cegah Eskalasi Kekerasan,...
Cegah Eskalasi Kekerasan, Pemerintah Diminta Buat Resolusi Konflik Papua
Seruan Papua Connection:...
Seruan Papua Connection: Lindungi Guru dan Nakes, Hentikan Kekerasan di Tanah Papua
Rekomendasi
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved