alexametrics

Balap Liar Resahkan Warga, Polres Sidoarjo Gelar Razia

loading...
Balap Liar Resahkan Warga, Polres Sidoarjo Gelar Razia
Ilustrasi (Istimewa)
A+ A-
SIDOARJO - Balap liar yang biasanya digelar malam atau seusai sahur selama bulan Ramadan ini meresahkan warga di sekitar di kawasan lumpur, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Polsek Jabon dan Lantas Polres Sidoarjo pun menggelar Operasi Simpatik Asmara Subuh dan mengamankan motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan.

Razia yang dipimpin Kepala Urusan Bidang Operasional (KBO) Lantas Polres Sidoarjo Iptu Affan Priyo Wicaksono, Minggu (6/7/2014) dini hari itu tidak disangka oleh para pembalap liar. Bahkan, muda-mudi yang sedang kongkow di tepi jalan penghubung Kecamatan Porong dan Jabon tersebut kalang kabut berusaha menghindari petugas.

Beberapa di antara mereka sempat jatuh saat akan melarikan diri karena tidak menyangka jika polisi akan membubarkan aksi balap liar tersebut. "Kita mengamankan puluhan motor yang digunakan untuk kuda liar. Untuk motor lain yang tidak dilengkapi surat-surat akan ditindak tegas," ujar Iptu Affan.



Bukan hanya di jalan kawasan lumpur saja yang akan dirazia, Lantas Polres Sidoarjo juga akan merazia sejumlah tempat yang selama ini digunakan untuk balap liar. Misal, Jalang Lingkar Timur dan jalan menuju perumahan lainnya.

Menurut sejumlah warga, jalan di sekitar tanggul lumpur kawasan Pejarakan dan Besuki, selama bulan Ramadan ini digunakan untuk balap liar. Demikian pula di jalan eks tol Porong-Gempol, hampir tiap habis sahur dipenuhi anak muda yang bertaruh adu kecepatan kuda besi.

Pada malam Minggu dan Minggu pagi, jalan penghubung Kecamatan Porong dan Jabon itu dipenuhi muda-mudi yang sedang kongkow. "Bukan hanya mereka yang balapan. Tapi muda-mudi yang pacaran ramai kalau hari Minggu," ujar Agus Suwono, salah satu warga yang kerap melewati jalan tersebut.
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak