Jadi Pembicara Seminar Nasional di UIN Sayid Rahmatullah, Ini Pesan TGB Zainul Majdi

Senin, 05 September 2022 - 11:47 WIB
loading...
Jadi Pembicara Seminar...
Tokoh nasional TGB HM Zainul Majdi menjadi pembicara seminar nasional di UIN Sayid Ali Rahmatullah, Tulungagung. (Ist)
A A A
TULUNGAGUNG - Tokoh nasional TGB HM Zainul Majdi menjadi pembicara seminar nasional di UIN Sayid Ali Rahmatullah, Tulungagung. Ia mengingatkan, untuk berhati-hati saat menjadi juru bicara Islam.

"Ketika salah mendakwahkan Islam, menghujat orang lain, mengkafirkan, maka yang akan mendengar tak nyaman dengan agama," katanya, Senin (5/9).

Ketua Harian Nasional Partai Perindo ini mengutip pemaparan Habib Ali Al Jufri dalam sebuah karya hasil dari 6.000 responden dari Timur Tengah. Hasilnya, 65 persen memiliki problem dalam agama. "Ini karena yang disampaikan juru agama tak sesuai dengan keseharian, dan tak menghadirkan solusi kepada anak muda," bebernya.

Dijelaskan, narasi agama yang disampaikan melulu tentang kekuasaan. Termasuk juga mencela orang yang tak sama pandang. "Narasi keagamaan menjadi tak sesuai karena karena salah menyampaikan," sambungnya.

Masih dari responden itu, sambung TGB, ada 12 persen merasa bermasalah dengan agama sendiri. Mereka mempertanyakan apa gunanya agama. Ada fenomena atheisme di dunia arab, ini puncak dari gunung es.

"Bagian besar peran ini karena juru bicara agama yang tak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Termasuk disini juga adik-adik dari UIN Tulungagung," bebernya.

Baca: Siap Besarkan Perindo, Tokoh Trenggalek Sampaikan Hal Ini ke TGB Zainul Majdi.

Ditambahkan, moderasi beragama menentukan masa depan agama. Cara menghadirkan agama, itu akan menentukan nasib agama ke depan. Dakwah ini keseluruhan konsep nilai dengan cara yang baik dan majemuk. Dakwah Islam tak boleh lepas dari nilai kebangsaan. "Saya setuju dengan Prof Abad, UIN ini dakwah dan peradaban," tambahnya.

Sebelumnya, Wakil Rektor III UIN Sayyid Ali Rahmatullah Prof Dr Abad Badruzzaman mengatakan, UIN ini merupakan kampus dakwah dan peradaban yang mampu mengintegrasikan khas ponpes dalam struktur belajar mengajar.

"Semester 1 dan 2 ada program ngaji pagi. Ada kelas pemula dengan berbagai kitab seperti Imrithi, Jurumiyyah, ataupun batshul masail," katanya.

Baca Juga: Tabrakan Maut di Tol Batang Tewaskan 7 Orang Diduga karena Pengemudi Ngantuk.

Penanaman moderasi beragama, kata dia, dilakukan melalui pengajian pagi di kampus. Dia menyebut, mereka yang belajar agama secara cepat cenderung berpikir ekstrem.

"Yang belajar cepat dalam agama, pendekatan halal haram bukan dengan pendekatan pondok yang harus buka kitab dulu ketika ada pertanyaan. Karena memang mengaji mendalam," ucapnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Rekomendasi
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Berita Terkini
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved