BPS Jakarta Utara Gelar Evaluasi Kegiatan SP 2020 Long Form di Ancol

Minggu, 04 September 2022 - 22:25 WIB
loading...
BPS Jakarta Utara Gelar...
BPS Kota Jakarta Utara mengadakan Evaluasi Kegiatan Sensus Penduduk 2020 Long Form di Ancol, Pademangan. Foto: MNC Portal Indonesia/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik ( BPS ) Kota Jakarta Utara mengadakan Evaluasi Kegiatan Sensus Penduduk (SP) 2020 Long Form di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara .Dalam kegiatan ini, puluhan peserta dibekali berbagai materi tentang SP 2020 lanjutan dan pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (REGSOSEK).

Kepala BPS Provinsi DKI Jakarta Anggoro Dwitjahyono mengatakan, pelaksanaan SP 2020 lanjutan sangat penting long form adalah menyediakan parameter demografi. Baca juga: BPS Catat Nilai Tukar Petani Turun

"Serta karakteristik penduduk lainnya untuk menghasilkan indikator SDGs dan RPJMN di bidang kependudukan," kata Anggoro saat Buka Evaluasi Kegiatan SP 2020 Long Form di lokasi, Minggu (4/9/2022).



Anggoro mengungkapkan, REGSOSEK adalah sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan.

Tak hanya itu, data ini terhubung basis data lainnya hingga tingkat desa/kelurahan. Tahapan pendataan awal REGSOSEK akan berlangsung selama dua tahun.

Untuk tahun 2022 diawali dengan koordinasi dan konsolidasi teknis, penyiapan basis data REGSOSEK dan kebutuhan teknis serta pengumpulan data. Sedangkan di tahun 2023 akan dilakukan pengolahan data, forum konsultasi publik dan penyerahan data.

"Dibutuhkan kerja sama yang luar biasa sehingga data yang dihasilkan bisa akurat dan berkualitas karena REGSOSEK ini merupakan momentum kolaborasi penyelenggaraan statistik untuk perlindungan sosial," ucap Anggoro

Dia menambahkan, langkah untuk menyatukan satu visi dalam pendataan tersebut mendapatkan tanggapan dari Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim. Baca juga: BPS Beberkan Penurunan Harga Beras Premium

"Kita harus satu visi dan kerja bareng untuk memulai pendataan yang menjadi landasan dalam membuat kebijakan dan program untuk masyarakat," ucapnya.

"Ingat, data itu sumbernya dari bawah sehingga harus semaksimal mungkin menguatkan koordinasi agar menghasilkan data tercepat, akurat, dan valid di Jakarta Utara," pungkasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Berita Terkini
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved