Sejarah Patung Pancoran, Ambisi Presiden Soekarno Majukan Dunia Dirgantara Indonesia

Sabtu, 03 September 2022 - 19:31 WIB
loading...
Sejarah Patung Pancoran,...
Patung Pancoran di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Patung Pancoran salah satu ikon di Kota Jakarta, tepatnya di Jalan Gatot Subroto. Patung ini dikenal dengan nama Patung Pancoran lantaran letak patung ini yang berada di perempatan Pancoran yang membatasi daerah Perdatam dengan Tebet, Jakarta Selatan.

Padahal sebenarnya patung ini bernama asli Patung Dirgantara. Patung Dirgantara ini berlokasi di depan kompleks perkantoran Wisma Aldiron Dirgantara, yang dulunya merupakan Markas Besar TNI Angkatan Udara.

Bukan tanpa sebab patung tersebut dinamakan Patung Dirgantara. Hal ini berawal dari keinginan Presiden Soekarno untuk menghadirkan citra dunia penerbangan Indonesia (dirgantara) yang perkasa dimata dunia. Baca juga: Gadis Impor, Alasan Belanda Betah Menjajah di Batavia

Patung ini dibuat dengan wujud sesosok manusia angkasa yang perkasa, yang berdiri di atas tugu yang melengkung. Penggambaran ini menunjukkan semangat keberanian bangsa Indonesia didasarkan pada kejujuran, keberanian, dan semangat mengabdi.

Dibangun pada tahun 1964-1966, Patung Dirgantara merupakan rancangan Edhi Sunarso, maestro pematung Indonesia. Patung ini, menurut Edhi, adalah gambaran untuk memimpin penerbangan Indonesia agar lebih maju.

Hal ini juga ditunjukkan dengan sikap tangan patung yang menunjuk ke arah depan. Bukan sembarang arah, Patung Dirgantara ini rupanya menunjuk ke arah utara, tepatnya ke Bandar Udara Internasional Kemayoran.

Di masa itu, Bandara Kemayoran merupakan pintu gerbang Indonesia, yang melayani seluruh rute penerbangan domestik dan internasional. Namun, Bandara Kemayoran sudah berhenti berfungsi sejak 1985. Baca juga: Cerita Singa Betina Betawi yang Melegenda, Mulai Mpok Ris hingga Nyimas Melati

Satu hal menarik, pose patung ini ternyata diperagakan oleh Soekarno, sementara wajah patung mengambil rupa Edhi Sunarso, sang perancang. Selain itu, ketika proses pemasangan Patung Pancoran ini, Soekarno selalu menunggui sambil mengawasi.

Tak ayal, aparat keamanan sering merasa kewalahan saat bertugas menjaga keamanan sang Presiden. Patung Pancoran ini dikerjakan oleh pematung keluarga Arca Yogyakarta PN Hutama Karya dan Ir Sutami sebagai arsitek pelaksana.



Untuk proses pengecoran, dilakukan oleh pemimpin I Gardono. Pengerjaan patung ini sebenarnya selesai di tahun 1964 di Yogyakarta, namun terhambat karena ada peristiwa G30S PKI di tahun 1965 sehingga akhirnya baru dapat diselesaikan pada akhir tahun 1966.

Berat keseluruhan patung ini yaitu 11 ton yang terbuat dari bahan perunggu dengan tinggi 11 meter, sedangkan tinggi voetstuk (kaki patung) 27 meter. Baca juga: Kisah Kesaktian Mbah Kandong Jatikramat, Panglima Perang Kesultanan Banten yang Makamnya Dikeramatkan di Bekasi

Pemasangan patung ini menggunakan derek tarikan tangan, terbagi dalam beberapa bagian yang masing-masing beratnya 1 ton.Untuk biaya pemasangan patung dibayarkan sekitar Rp5 juta dari total dana Rp12 juta yang sementara masih ditanggung oleh Edhi Sunarso.

Biaya pemasangan patung pun tidak pernah dilunasi oleh pemerintah walau Soekarno sempat menjual mobil pribadinya seharga Rp1 juta. Patung Dirgantara merupakan monumen terakhir yang tidak sempat diresmikan oleh Soekarno karena ia keburu meninggal dunia. Sementara perancang patung, Edhi Sunarso, wafat pada 4 Januari 2016.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Rekomendasi
Rossa Umumkan Asuh Anak...
Rossa Umumkan Asuh Anak Perempuan, Warganet Ikut Terharu
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Berita Terkini
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved