Tewaskan 10 Orang, Ini Penyebab Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Agung Bekasi
Rabu, 31 Agustus 2022 - 13:38 WIB
loading...
10 orang tewas akibat peristiwa truk kontainer tabrak tiang listrik di Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi, telah dievakuasi ke RSUD dan Rumah Sakit Ananda Bekasi. Foto/MPI
A
A
A
BEKASI - Kecelakaan maut truk di Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi diduga karena kecepatan yang tinggi. Sebelum menabrak tiang listrik truk terlebih dahulu menabrak halte.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Latif Usman mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu truk bermuatan besi melintas dari arah Kranji ke Cakung Jakarta Timur.
Saat tiba di TKP, kendaraan pengangkut logistik itu oleng ke arah kiri jalan. Karena diduga dengan kecepatan tinggi truk tidak dapat mengontrol hingga menabrak hal dan kemudian menabrak tiang listrik.
”Untuk rem blong kemungkinan tidak karena ada pengereman, jadi menurut perkiraan kami ini karena kecepatannya,”kata Latif, Rabu (31/8/2022). Baca juga: 7 Anak-anak Jadi Korban Kecelakaan Truk Trailer di Bekasi
Akibat kecelakaan tersebut 30 orang menjadi korban dengan rincian 10 orang tewas dan 20 orang luka-luka. Korban terdiri dari anak-anak dan orang dewasa. “Jadi korban sampai saat ini adalah secara keseluruhan ada 30 orang, meninggal 10 orang,” tambahnya.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Latif Usman mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu truk bermuatan besi melintas dari arah Kranji ke Cakung Jakarta Timur.
Saat tiba di TKP, kendaraan pengangkut logistik itu oleng ke arah kiri jalan. Karena diduga dengan kecepatan tinggi truk tidak dapat mengontrol hingga menabrak hal dan kemudian menabrak tiang listrik.
”Untuk rem blong kemungkinan tidak karena ada pengereman, jadi menurut perkiraan kami ini karena kecepatannya,”kata Latif, Rabu (31/8/2022). Baca juga: 7 Anak-anak Jadi Korban Kecelakaan Truk Trailer di Bekasi
Akibat kecelakaan tersebut 30 orang menjadi korban dengan rincian 10 orang tewas dan 20 orang luka-luka. Korban terdiri dari anak-anak dan orang dewasa. “Jadi korban sampai saat ini adalah secara keseluruhan ada 30 orang, meninggal 10 orang,” tambahnya.
Lihat Juga :