Lewat Literasi Digital, Pemkab Gowa-Kemenkominfo Ajak Komunitas Lawan Hoaks
Sabtu, 27 Agustus 2022 - 14:01 WIB
loading...
Pemkab Gowa bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan mengajak sejumlah komunitas di wilayah Kabupaten Gowa untuk melawan hoaks lewat gerakan literasi digital. Foto/Istimewa
A
A
A
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan mengajak sejumlah komunitas di wilayah Kabupaten Gowa untuk melawan hoaks lewat gerakan literasi digital.
Program Literasi Digital yang dicanangkan Kemenkominfo sebelumnya telah menyasar pelajar SMP di Kabupaten Gowa dengan target yang sama.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, menyambut baik rencana program tersebut. Pasalnya kelompok masyarakat atau komunitas dianggap penting memiliki pemahaman dalam memilah informasi yang ada di ruang-ruang digital. Sehingga mampu membentengi mereka dari berita-berita atau informasi yang tidak benar atau hoaks .
“Program Literasi Digital ini untuk menyaring berita-berita negatif atau hoaks . Kemudian komunitas perlu didorong untuk mengajak masyarakat, sehingga memang sangat tepat kita menyasar mereka,” kata Adnan saat menerima kunjungan Pelaksana Teknis Program Literasi Dgital Kemenkominfo RI Area Sulawesi di Ruang Rapat Bupati Gowa , Jumat (26/8) kemarin.
Orang nomor satu di Gowa ini menyebutkan bahwa kelompok masyarakat, khususnya menengah ke bawah sangat rentan terpengaruh berita atau informasi yang adi di internet. Dia juga berharap organisasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Gowa juga dilibatkan dalam kegiatan ini.
“Masyarakat menengah kebawa lebih bagus, karena ini yang berpotensi terpengaruh. Dari data yang ada, sekarang dari 100 persen penduduk Indonesia, 60 persen adalah pembaca berita dan 40 persen di antaranya hanya membaca judul, dan inilah yang menyebabkan penerimaan informasi itu kurang lengkap,” ungkapnya.
Koordiantor Pelaksana Teknis Program Literasi Digital Area Sulawesi, Ridwan, mengatakan kegiatan dari Kemenkominfo RI ini untuk membuat masyarakat Indonesia menjadi lebih cakep digital khususnya masyarakat Kabupaten Gowa. Dia menyebutkan kegiatan ini masif di seluruh Indonesia.
Program Literasi Digital yang dicanangkan Kemenkominfo sebelumnya telah menyasar pelajar SMP di Kabupaten Gowa dengan target yang sama.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, menyambut baik rencana program tersebut. Pasalnya kelompok masyarakat atau komunitas dianggap penting memiliki pemahaman dalam memilah informasi yang ada di ruang-ruang digital. Sehingga mampu membentengi mereka dari berita-berita atau informasi yang tidak benar atau hoaks .
“Program Literasi Digital ini untuk menyaring berita-berita negatif atau hoaks . Kemudian komunitas perlu didorong untuk mengajak masyarakat, sehingga memang sangat tepat kita menyasar mereka,” kata Adnan saat menerima kunjungan Pelaksana Teknis Program Literasi Dgital Kemenkominfo RI Area Sulawesi di Ruang Rapat Bupati Gowa , Jumat (26/8) kemarin.
Orang nomor satu di Gowa ini menyebutkan bahwa kelompok masyarakat, khususnya menengah ke bawah sangat rentan terpengaruh berita atau informasi yang adi di internet. Dia juga berharap organisasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Gowa juga dilibatkan dalam kegiatan ini.
“Masyarakat menengah kebawa lebih bagus, karena ini yang berpotensi terpengaruh. Dari data yang ada, sekarang dari 100 persen penduduk Indonesia, 60 persen adalah pembaca berita dan 40 persen di antaranya hanya membaca judul, dan inilah yang menyebabkan penerimaan informasi itu kurang lengkap,” ungkapnya.
Koordiantor Pelaksana Teknis Program Literasi Digital Area Sulawesi, Ridwan, mengatakan kegiatan dari Kemenkominfo RI ini untuk membuat masyarakat Indonesia menjadi lebih cakep digital khususnya masyarakat Kabupaten Gowa. Dia menyebutkan kegiatan ini masif di seluruh Indonesia.
Lihat Juga :