Cacar Monyet Masuk Jakarta, Warga Diminta Tak Panik Gunakan Transportasi Publik

Senin, 22 Agustus 2022 - 10:12 WIB
loading...
Cacar Monyet Masuk Jakarta,...
Kasus cacar monyet atau monkeypox ditemukan di Jakarta. Masyarakat diminta tidak panik. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kasus cacar monyet atau monkeypox ditemukan di Jakarta. Meski begitu, masyarakat diminta tidak panik dengan temuan kasus itu, khususnya saat beraktivitas di transportasi publik atau di luar rumah.

"Jangan parno, jangan khawatir misal pakai transportasi publik takut tertular, enggak, pastinya kita itu tadi biasa 5M, itu berlaku dimanapun," ujar Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman kepada wartawan, Senin (22/8/2022). Baca juga: Kemenkes: Cacar Monyet Tidak Mematikan

Menurutnya, cara melindungi diri dari cacar monyet sejatinya bisa dilakukan sebagaimana masyarakat mencegah terkena Covid-19 melalui 5M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

"Lalu juga menjaga kebersihan diri dan lingkungan, termasuk mengubah perilaku hidup bersih, sehat, begitu juga perilaku seksual yang sehat itu harus dilakukan, itu akan melindungi, bukan hanya dari Covid, bukan hanya monkeypox, banyak penyakit yang potensi menular bisa kita hindari dan cegah," tuturnya.



Dia menambahkan, sudah waktunya masyarakat untuk menata hidup lebih sehat dan bersih guna merespons perkembangan zaman yang makin rawan wabah ini. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan stigma atau mengolok-olok pada semua penyakit menular, termasuk pada orang yang tarpapar lantaran penyakit menular sejatinya bisa terpapar pada semua golongan manusia dan semua jenis pekerjaan serta kelamin.

"Kalau kita menstigma atau mencap negatif pada kelompok tertentu ini akan buat mereka semakin tertutup, itu berbahaya dan bisa membuat penyakit lebih mudah menular. Karena enggak ketahuan, orangmya enggak berani, dan enggak terbuka," katanya. Baca juga: Cacar Monyet Ditemukan di Jakarta, Epidemiolog: Kecil Kemungkinan Jadi Pandemi
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LRT Jabodebek Kian Diminati,...
LRT Jabodebek Kian Diminati, Pengguna Cetak Rekor Tertinggi 129.692
Desakan Mundur Dirut...
Desakan Mundur Dirut KAI, Pengamat: Evaluasi Harus Objektif, Bukan Tekanan Politik
Antisipasi Krisis Energi,...
Antisipasi Krisis Energi, Pemerintah Diminta Benahi Transportasi Publik
Rekomendasi
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved