Tercebur di Danau Resapan, Nyawa Balita di Bekasi Tak Terselamatkan
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 17:28 WIB
loading...
Seorang balitas tewas setelah tenggelam di danau resapan Perumahan Karang Anyar, Desa Karang Anyar, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi. Foto: MNC Portal Indonesia/Ade Suhardi
A
A
A
BEKASI - Seorang balita berinisial AIF (5) tercebur di danau resapan air yang berada di Perumahan Karang Anyar, Desa Karang Anyar, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi . Saat diselamatkan, nyawa AIF sudah tidak tertolong.
Kapolsek Cikarang Kompol Mustakim menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 18 Agustus 2022. Bermula amendapat laporan dari masyarakat adanya anak tengelam di danau resapan air, polisi langsung mendatangi TKP. Baca juga: Balita Tenggelam di Kali Mookevart, Ditemukan Meninggal Mengambang
"Kami melakukan olah TKP hingga meminta keterangan saksi dari masyarakat, yang berada di sekitar lokasi TKP, di antaranya AR, dan UM serta AF, guna pemeriksaan penyelidikan untuk mendapatkan keterangan yang valid saat kejadian," ucap Mustakim. saat dikonfirmasi, Jumat (19/8/2022).
Dikatakan Mustakim, resapan air danau yang cukup dalam sehingga petugas dan warga yang ada di lokasi kesulitan untuk mencari korban di danau tersebut.
"Warga yang ikut mencari korban AIF (5) di dalam danau, saksi A melihat sendal korban mengapung di pingir danau, yang diketahui orang tuanya membenarkan dan memastikan sendal tersebut milik anaknya," jelasnya.
Kapolsek Cikarang Kompol Mustakim menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 18 Agustus 2022. Bermula amendapat laporan dari masyarakat adanya anak tengelam di danau resapan air, polisi langsung mendatangi TKP. Baca juga: Balita Tenggelam di Kali Mookevart, Ditemukan Meninggal Mengambang
"Kami melakukan olah TKP hingga meminta keterangan saksi dari masyarakat, yang berada di sekitar lokasi TKP, di antaranya AR, dan UM serta AF, guna pemeriksaan penyelidikan untuk mendapatkan keterangan yang valid saat kejadian," ucap Mustakim. saat dikonfirmasi, Jumat (19/8/2022).
Dikatakan Mustakim, resapan air danau yang cukup dalam sehingga petugas dan warga yang ada di lokasi kesulitan untuk mencari korban di danau tersebut.
"Warga yang ikut mencari korban AIF (5) di dalam danau, saksi A melihat sendal korban mengapung di pingir danau, yang diketahui orang tuanya membenarkan dan memastikan sendal tersebut milik anaknya," jelasnya.
Lihat Juga :