alexametrics

Massa pendukung caleg bakar rumah Kades Tlagah

loading...
Massa pendukung caleg bakar rumah Kades Tlagah
Ilustrasi (dok:Istimewa)
A+ A-
Sindonews.com - Aksi kekerasan yang diduga dipicu persoalan Pemilu Legislatif (Pileg) terjadi di Kabupaten Bangkalan. Rumah Kepala Desa Tlagah, Kecamatan Galis, Nawawi, dirusak dan diancam akan dibakar.

Akibat pengrusakan itu, kaca dinding dan jendela rumah tersebut pecah terkena lemparan benda keras. Kaca mobil milik korban yang kebetulan terparkir di depan rumahnya juga dipecahkan.

Di depan pintu rumah korban, ditemukan jerigen yang berisi bensin dan kemudian dilempar korek api oleh pelaku. Bahkan, pintu rumah korban sempat terbakar. Beruntung, api bisa langsung dipadamkan, sehingga tidak sampai menjalar dan membakar seisi rumah.



Menurut Kades Nawawi, kejadian berawal saat massa yang diduga pendukung seorang calon legislatif (caleg) melintas di depan rumahnya. Massa yang menggunakan mobil pick up tersebut, tiba-tiba melemparkan benda keras (batu) ke arah rumahnya.

“Tidak hanya dilempar batu sampai kaca rumah saya pecah. Pelaku juga melempar jerigen berisi bensin,” terangnya.

Nawawi menduga, aksi tersebut terkait dengan permintaan salah satu tim pemenangan caleg yang meminta agar dirinya mengatur perolehan suara di desa tersebut, sebelum hasil perhitungan secara keseluruhan dikirim ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

“Kurang tahu pasti apa penyebabnya. Cuma saya menduga, ini dilakukan oleh salah satu caleg yang tidak puas dengan perolehan suara di sini,” tegas Nawawi.

Dia menambahkan, dirinya sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Galis agar segera ditindaklanjuti. Apalagi dia mengaku, semua yang telah dilakukannya sudah sesuai dengan prosedur, termasuk proses penghitungan suara yang sudah selesai langsung dikirim ke tingkat PPK.

“Semua kronologis kejadian sudah saya sampaikan ke polisi. Saya berharap kejadian ini diusut tuntas,” tambahnya.
(san)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak