Berubah Jadi PPPK, Wagub Jabar Minta Pemda Tak Lagi Terima Pegawai Honorer

Rabu, 10 Agustus 2022 - 11:17 WIB
loading...
Berubah Jadi PPPK, Wagub...
Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar), Uu Ruzhanul Ulum meminta kepada tenaga honorer agar tidak resah menyikapi wacana penghapusan pegawai honorer. Foto/Okezone
A A A
BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar), Uu Ruzhanul Ulum meminta kepada tenaga honorer agar tidak resah menyikapi wacana penghapusan pegawai honorer.

Wagub menjelaskan bahwa nasib tenaga honorer yang saat ini sudah bekerja di pemerintah tetap akan dijadikan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca juga: DPR Minta Pemerintah Perhatikan Kesejahteraan Tenaga Honorer

Pegawai honor yang dijadikan PPPK memang harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

"Para tenaga honorer yang sekarang itu jangan gundah gulana. Toh mereka akan dijadikan PPPK asal memenuhi persyaratan yang telah ditentukan," kata Uu Ruzhanul dalam keterangannya, Rabu (10/8/2022).

Dia mendorong kepada lembaga yang memiliki tenaga honorer untuk mendaftarkannya sebagai PPPK. Sebab tenaga honorer memiliki keterbatasan informasi. Oleh karena itu lembaga yang menerima tenaga honorer harus itu mensosialisasikannya.

"Karena kan tenaga honorer itu kan terbatas informasinya, terbatas kemampuannya, justru para lembaga pemimpin jangan tinggal diam, karena kita kalau tidak dibantu oleh honorer bahaya," ujarnya.

Baca juga: Tips Khusus Menghadapi Ujian Seleksi Guru PPPK

Wagub juga meluruskan terkait informasi perihal tenaga honorer akan dihapus oleh pemerintah. Tenaga honorer tidak akan dihapus maupun dihilangkan.

"Ada penafsiran yang salah honorer seolah-olah mau dihapus itu, dihilangkan, diberhentikan. Bukan diberhentikan tapi akan diubah menjadi PPPK. Itu yang harus menjadikan ketenangan kepada tenaga honorer yang ada, sehingga mereka tetap berkerja dengan baik tenang," katanya.



Uu Ruzhanul meminta kepada kepala daerah tidak lagi menerima tenaga honorer lagi. Sebab jika masih menerima tenaga honorer, maka permasalahan ini tidak pernah kunjung selesai.

"Nah tetapi kita juga minta kepada pejabat bupati/wali kota tidak boleh menerima honorer lagi, karena kalau menerima honorer akan tidak habis habis. Jadi maksudnya honorer bukan dibuang," tegasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
1.800 Honorer Tangsel...
1.800 Honorer Tangsel Belum Digaji sejak Januari 2026, Kini Banyak Terjerat Pinjol!
Senator Filep Terima...
Senator Filep Terima 235 Nakes Honorer Manokwari yang Dirumahkan
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Rekomendasi
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved