Wanita Petugas PPSU yang Dianiaya Pacar Maafkan Pelaku, Alasannya Masih Sayang
Selasa, 09 Agustus 2022 - 21:08 WIB
loading...
Penganiayaan yang dilakukan seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) terhadap pacarnya yang juga petugas PPSU, berujung damai. Foto: IG @mtwahyuni
A
A
A
JAKARTA - Penganiayaan yang dilakukan seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum ( PPSU ) terhadap pacarnya yang juga petugas PPSU, berujung damai. Aksi Penganiayaan sadis yang viral di media sosial itu berujung damai lantaran korban masih sayang kepada pelaku.
Dalam video terlihat oknum petugas PPSU yang mengenakan baju hijau menendang korban hingga tersungkur. Tidak berhenti di situ, pria itu mengambil motor yang terparkir di dekatnya dan langsung menabrakkannya ke arah PPSU wanita itu.
Baca juga: Viral! Petugas PPSU Aniaya Pacar hingga Tabrakkan Motor Gara-gara Cemburu
Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Supriadi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (8/8/2022) sekitar pukul 12.30 WIB. Aksi pelaku itu dipicu asmara.
"Mereka ada salah paham, agak cemburu dikit. Ini kan bahasa-bahasa anak muda," ujar Supriadi saat dihubungi, Selasa (9/8/2022).
Dia menyebut kasus ini telah diselesaikan di kelurahan. Korban pun yang tak disebutkan namanya, memutuskan tidak membuat laporan polisi. Alasannya, korban masih mencintai kekasihnya itu.
Baca juga: Tegas! Anies Perintahkan Petugas PPSU yang Aniaya Pacar Dipecat
"Ini sudah di sini (kantor polisi), tapi mereka tadi sudah didamaikan di kelurahan, sudah selesai. Korbannya enggak bikin laporan," terangnya.
"Sudah damai, enggak ada masalah. Mereka masih suka sama suka," pungkas Supriadi.
Dalam video terlihat oknum petugas PPSU yang mengenakan baju hijau menendang korban hingga tersungkur. Tidak berhenti di situ, pria itu mengambil motor yang terparkir di dekatnya dan langsung menabrakkannya ke arah PPSU wanita itu.
Baca juga: Viral! Petugas PPSU Aniaya Pacar hingga Tabrakkan Motor Gara-gara Cemburu
Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Supriadi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (8/8/2022) sekitar pukul 12.30 WIB. Aksi pelaku itu dipicu asmara.
"Mereka ada salah paham, agak cemburu dikit. Ini kan bahasa-bahasa anak muda," ujar Supriadi saat dihubungi, Selasa (9/8/2022).
Dia menyebut kasus ini telah diselesaikan di kelurahan. Korban pun yang tak disebutkan namanya, memutuskan tidak membuat laporan polisi. Alasannya, korban masih mencintai kekasihnya itu.
Baca juga: Tegas! Anies Perintahkan Petugas PPSU yang Aniaya Pacar Dipecat
"Ini sudah di sini (kantor polisi), tapi mereka tadi sudah didamaikan di kelurahan, sudah selesai. Korbannya enggak bikin laporan," terangnya.
"Sudah damai, enggak ada masalah. Mereka masih suka sama suka," pungkas Supriadi.
(thm)
Lihat Juga :