Meski Aturan PSBB Diperpanjang, Massa PDIP Nekat Geruduk Polres Tangsel
Senin, 29 Juni 2020 - 17:43 WIB
loading...
Ratusan kader PDIP menggeruduk Mapolres Tangsel di Lengkong Gudang Timur, Serpong, Senin (29/6/2020). Foto: SINDOnews/Hasan Kurniawan
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Di tengah masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang baru saja diperpanjang, ratusan kader PDIP menggeruduk Mapolres Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di Lengkong Gudang Timur, Serpong, Senin (29/6/2020). Mereka berdemo mengecam aksi pembakaran bendera PDIP oleh massa yang berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Rabu 24 Juni 2020.
Mereka mendesak agar pelaku pembakaran bendera partai ditangkap dan otak aksi itu diungkap. Ketua DPC PDIP Tangsel Wanto Sugito mengatakan, aksi ini merupakan perintah langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Ini perintah Ibu Megawati agar seluruh kader partai menempuh jalur hukum. Pertama, PDI Perjuangan kadernya marah benderanya dibakar, kita minta pelaku segera ditangkap," kata Wanto.
Jika pelaku pembakar bendera PDIP tidak segera ditangkap, kata dia, kader partai di seluruh Indonesia akan dikerahkan untuk mengejar pelaku, hingga ke lubang semut. (Baca juga: PSBB Tangerang Raya Diperpanjang Lagi 14 Hari ke Depan)
Sebelum menggelar aksi, kata Wanto, massa melakukan rapid test. Hasilnya, semua dinyatakan negatif. Selanjutnya massa melakukan long march dari BSD hingga Mapolres Tangsel. Tidak lama setelah aksi, mereka dimediasi oleh polisi.
Mereka mendesak agar pelaku pembakaran bendera partai ditangkap dan otak aksi itu diungkap. Ketua DPC PDIP Tangsel Wanto Sugito mengatakan, aksi ini merupakan perintah langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Ini perintah Ibu Megawati agar seluruh kader partai menempuh jalur hukum. Pertama, PDI Perjuangan kadernya marah benderanya dibakar, kita minta pelaku segera ditangkap," kata Wanto.
Jika pelaku pembakar bendera PDIP tidak segera ditangkap, kata dia, kader partai di seluruh Indonesia akan dikerahkan untuk mengejar pelaku, hingga ke lubang semut. (Baca juga: PSBB Tangerang Raya Diperpanjang Lagi 14 Hari ke Depan)
Sebelum menggelar aksi, kata Wanto, massa melakukan rapid test. Hasilnya, semua dinyatakan negatif. Selanjutnya massa melakukan long march dari BSD hingga Mapolres Tangsel. Tidak lama setelah aksi, mereka dimediasi oleh polisi.
Lihat Juga :