Hotman Paris Beberkan Kronologi JNE Kubur Beras Bansos Presiden di Depok
Kamis, 04 Agustus 2022 - 19:03 WIB
loading...
Kuasa hukum JNE Hotman Paris mengatakan, beras bansos presiden yang dikubur sudah rusak akibat cuaca. Kerusakan beras berawal sejak Mei 2020. Foto: SINDOnews/Yohannes Tobing
A
A
A
JAKARTA - PT Tiki Jalur Nugraha Eka (JNE) membeberkan kronologi kuburan beras bansos presiden (banpres) di lahan kosong wilayah Sukmajaya, Kota Depok. Beras bansos presiden yang dikubur sudah tidak terpakai karena rusak.
Kuasa hukum JNE Hotman Paris mengatakan, beras bansos presiden yang dikubur tersebut sudah rusak akibat cuaca. Kerusakan beras berawal sejak Mei 2020, yakni sebanyak 3,4 ton dari 6.199 ton beras bansos yang harusnya disalurkan.
Beras tersebut sebelumnya disimpan di gudang JNE selama satu setengah tahun. Baru kemudian pada November 2021 dikuburkan.
Baca juga: Hotman Paris Ancam Polisikan Warga Penemu Kuburan Beras Bansos di Depok
"Kenapa dikuburkan? Untuk mencegah ini (beras) disalahgunakan, karena sudah busuk nanti menimbulkan masalah. Apalagi ada stempel banpres, malah nanti JNE yang dituduh," ujar Hotman saat konferensi pers di Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (4/8/2022).
Kuasa hukum JNE Hotman Paris mengatakan, beras bansos presiden yang dikubur tersebut sudah rusak akibat cuaca. Kerusakan beras berawal sejak Mei 2020, yakni sebanyak 3,4 ton dari 6.199 ton beras bansos yang harusnya disalurkan.
Beras tersebut sebelumnya disimpan di gudang JNE selama satu setengah tahun. Baru kemudian pada November 2021 dikuburkan.
Baca juga: Hotman Paris Ancam Polisikan Warga Penemu Kuburan Beras Bansos di Depok
"Kenapa dikuburkan? Untuk mencegah ini (beras) disalahgunakan, karena sudah busuk nanti menimbulkan masalah. Apalagi ada stempel banpres, malah nanti JNE yang dituduh," ujar Hotman saat konferensi pers di Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (4/8/2022).
Lihat Juga :