Rekayasa Lalu Lintas di Jembatan Barombong Bakal Dipatenkan

Senin, 01 Agustus 2022 - 22:09 WIB
loading...
Rekayasa Lalu Lintas...
Jembatan Barombong yang berlokasi di wilayah Kecamatan Tamalate kerap kali menimbulkan kemacetan panjang yang semakin hari semakin parah. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Rekayasa lalu lintas dilakukan di Jembatan Barombong bakal dipatenkan. Hal itu bertujuan agar kemacetan yang kerap terjadi di sana tidak lagi terulang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Iman Hud, mengungkapkan rekayasa lalu lintas yang sudah diujicobakan beberapa waktu lalu itu perlu dipermanenkan. Apalagi, sejauh ini uji coba itu sudah menunjukkan dampak yang cukup positif.

Baca Juga: Jembatan Barombong Diusul Jadi Jembatan Kembar untuk Atasi Macet

"Alhamdulillah tidak ada kemacetan yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Ini harus dipermanenkan. Kan jumlah kendaraan banyak. Siapa mau larang orang beli kendaraan. Siapa melarang orang ke Kota Makassar? Coba dilihat padatnya kota Makassar sekarang ini," ungkapnya.

Pihaknya pun sudah melibatkan kepolisian dan TNI untuk melakukan kajian. Hasilnya, rekayasa lalu lintas dan penempatan petugas di jam-jam sibuk cukup mampu mengurai kepadatan di jembatan yang menghubungkan antara Kota Makassar dan Kabupaten Gowa itu.

"Kami sudah coba melibatkan kepolisian dan TNI untuk mengkaji. Ternyata bisa kami selesaikan di rush hour. Petugas kami turunkan di waktu pagi itu sekitar pukul 07.00 sampai 09.00. Kalau sore jam-jam sibuk sekitar pukul 04.00 sore sampai 06.00 sore," bebernya.

Lebih jauh, Iman mengatakan perlu adanya partisipasi aktif masyarakat sebagai pengguna jalan untuk menciptakan kenyamanan berkendara. Masyarakat diminta untuk patuh pada aturan lalu lintas agar tidak lagi terjadi kemacetan.

"Untuk itu ada petugas dan rambu-rambu. Rambu itu kan banyak, bisa traffic light, bisa publik sign, itu untuk mengarahkan penggunaan jalan karena tidak mungkin setiap orang dijaga sama petugas. Tapi kesadaran untuk patuh pada aturan itu maka dibuat namanya rambu-rambu," tandasnya.

Sebelumnya, Kasat Lantas Polrestabes Makassar, AKBP Zulanda, membeberkan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan di Jembatan Barombong. Pagi hari pada pukul 06.00-08.00 WITA dilakukan penutupan total kendaraan yang datangnya dari jembatan Kaccia menuju mulut pintu Jembatan Barombong.

Sehingga yang ingin ke Jembatan Barombong, wajib memutar satu arah menuju Jembatan Kaccia, lanjut ke SMAN 20 dan tembus kembali ke Jalan Pemandian Alam menuju Jembatan Barombong.

Baca Juga: Kerap Picu Kemacetan, Pelebaran Jembatan Barombong Diusul ke Pusat

Lalu pada sore hari pada pukul 16.00-18.00 WITA juga berlaku pola yang sama. Namun ada perbedaan, yakni kendaraan dari Makassar yang keluar dari Jembatan Barombong dapat menuju rute alternatif via jembatan Kaccia menuju SMAN 20.

"Selain itu tetap akan dilakukan penjagaan lalu lintas walaupun telah dilakukan rekayasa terbatas. Kami berharap pengendara dapat mematuhi rekayasa yang telah diterapkan," jelasnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dishub DKI Siapkan Rekayasa...
Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI saat Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Macet Parah, Pengendara...
Macet Parah, Pengendara Diminta Hindari Exit Tol Sentul Selatan
Perbaikan Jalan Ambles...
Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung Bikin Macet, Kasudin SDA Jaksel Minta Maaf
Jalur Ketapang-Gilimanuk...
Jalur Ketapang-Gilimanuk Lumpuh, Legislator Kritik Tajam Manajemen Logistik Nasional
DPR Dorong Pemerintah...
DPR Dorong Pemerintah Bangun Akses Laut Baru Urai Kemacetan ke Bali
Kurang Saldo E-Toll...
Kurang Saldo E-Toll Bikin Macet Gerbang Tol, Teknologi MLFF Dinilai Bisa Jadi Solusi
Rekomendasi
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved