Wacana Depok Gabung Jakarta, Wali Kota: Saya Tidak Pernah Usulkan Itu

Kamis, 21 Juli 2022 - 08:56 WIB
loading...
Wacana Depok Gabung...
Wali Kota Depok Mohammad Idris.Foto/R Ratna Purnama/SINDOnews
A A A
DEPOK - Wali Kota Depok Mohammad Idris menegaskan tidak pernah mengusulkan wacana Depok bergabung dengan Jakarta . Munculnya wacana tersebut bermula ketika dia menjadi narasumber dalam salah satu webinar.

Idris menuturkan, saat itu memaparkan soal kebijakan Ibu Kota Negara (IKN) dengan pertimbangan yang sangat rasional dan sebuah keniscayaan dari sisi kepadatan penduduk dan dampak sosial ekonomi yang ada di DKI dan Pulau Jawa khususnya.

Dia melanjutkan, saat itu membicarakan data terkait mobilitas warga Jabodetabek termasuk masalah transportasi yang ada di Jabodetabek dan tidak hanya bicara khusus Depok.

“Saya bicara masalah khusus Depok ketika point tentang sinergi bahwa Jakarta ke depan yang bisa menjadi pusat perekonomian global bisa diwacanakan sebagai provinsi/kota hijau seperti Kopenhagen dan Singapura. Serta potensi daerah penyangga ini luar biasa termasuk Depok Tangsel Bekasi. Nah itu yang saya sampaikan. Jadi bahasa Wali Kota mengusulkan Depok bergabung dengan Jakarta itu tidak ada sama sekali,” tutur Idris pada Rabu, 20 Juli 2022.

Dia mengatakan, jika memang terucap kata-kata tersebut dari dirinya sudah pasti akan menyinggung Gubernur Jawa Barat. Karena terkesan Depok tidak percaya dengan Pemprov Jabar yang selama ini menaunginya.

“Kalau memang kata-katanya begitu, kalau saya gubernur saya paling tersinggung lah, seakan-akan Depok sudah enggak percaya sama Jawa Barat,” katanya. Baca: Usulkan Depok Gabung Jakarta, Wali Kota: Untuk Mengatasi Sejumlah Permasalahan

Idris memastikan, Depok masih nyaman berada di bawah naungan Jawa Barat. Pemprov Jabar pun sudah memberikan banyak perhatian pada Kota Depok. “Padahal selama ini kita hidup nyaman enak damai. Perhatian dari Jabar, Gubernur, dan Wagub sangat harmoni,” ujarnya.

Dia membantah kurangnya perhatian dari Jabar untuk Depok sehingga muncul wacana bergabung dengan Jakarta. Menurutnya, kendati Depok masih kekurangan sumber daya manusia (SDM) namun untuk penyelesaian persoalan terkait peraturan perundang-undangan yang kewenangannya pada pusat, namun Depok tetap mendapat perhatian besar dari Gubernur Jawa Barat.

“Banyak sekali aspirasi Kota Depok didengar bahkan direalisasi,” katanya. Wacana Depok meminta bergabung dengan Jakarta, kata Idris dirasa akan menyakiti Pemprov Jabar selaku orang tua dalam struktur pemerintahan. Diibaratkan, seorang anak yang ingin pergi dari rumah dan itu akan menyakiti perasaan orang tua.

“Kita istilah di rumah tiba-tiba kita bilang ingin kabur. Gimana perasaan bapaknya kan? Nah analoginya seperti itu. Dan nggak pernah saya lakukan, makanya bukan karena itu. Kalau memang itu terjadi bisa jadi orang interpretasinya tadi Kota Depok ngak diurus gak dapat perhatian, tapi itu tidak kita rasakan,” pungkasnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menembus Lima Abad Sejarah...
Menembus Lima Abad Sejarah Jakarta dari Kamar House of Tugu di Kota Tua
Ini Destinasi Ramah...
Ini Destinasi Ramah Anak untuk Mengisi Liburan Sekolah di Jakarta
16 Seniman Kontemporer...
16 Seniman Kontemporer Indonesia Boyong Skena Seni Jakarta ke Jepang
Rekomendasi
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved