Tabrakan Maut di Jalan Alternatif Cibubur Renggut 11 Jiwa, Polisi Fokus Tangani Korban dan TKP
Senin, 18 Juli 2022 - 19:16 WIB
loading...
Sejumlah petugas gabungan melakukan evakuasi korban kecelakaan truk tangki BBM milikm Pertamina di Jalan Alternatif Cibubur. Foto: Tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Ditlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman mengatakan, korban tewas kecelakaan beruntun di Jalan Alternatif Cibubur, bertambah 11 orang. Sebelumnya, delapan orang meninggal dunia dalam kecelakaan ini.
"Upaya dari kepolisian adalah mengamankan TKP, menolong korban. Sementara korban sudah kita bawa ke RS Kramat Jati ada 11 orang meninggal dunia," kata Usman di lokasi, Senin (18/7/2022). Baca juga: Viral, Truk Tangki Tabrak Sejumlah Pengendara di Jalan Alternatif Cibubur
Untuk korban luka, Latif mengaku, sedang dilakukan pendataan kembali. Menurut dia, penanganan terhadap korban harus dilakukan.
"Untuk pendataan karena kami fokus kepada penanganan korban lain dan mengamankan TKP. Karena ini merupakan jalur macet dan jam padat," kata dia.
Diketahui, truk tangki Pertamina mengalami sedikit kebocoran. Maka pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk mengevakuasi truk tersebut menggunakan alat berat.
"Kami sudah koordinasi dengan Pertamina akan dikirim kendaraan untuk memindahkan bahan bakar ini. Setelah bahan bakar dipindahkan maka kendaraan akan dievakuasi menggunakan alat berat," ujar dia.
"Upaya dari kepolisian adalah mengamankan TKP, menolong korban. Sementara korban sudah kita bawa ke RS Kramat Jati ada 11 orang meninggal dunia," kata Usman di lokasi, Senin (18/7/2022). Baca juga: Viral, Truk Tangki Tabrak Sejumlah Pengendara di Jalan Alternatif Cibubur
Untuk korban luka, Latif mengaku, sedang dilakukan pendataan kembali. Menurut dia, penanganan terhadap korban harus dilakukan.
"Untuk pendataan karena kami fokus kepada penanganan korban lain dan mengamankan TKP. Karena ini merupakan jalur macet dan jam padat," kata dia.
Diketahui, truk tangki Pertamina mengalami sedikit kebocoran. Maka pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk mengevakuasi truk tersebut menggunakan alat berat.
"Kami sudah koordinasi dengan Pertamina akan dikirim kendaraan untuk memindahkan bahan bakar ini. Setelah bahan bakar dipindahkan maka kendaraan akan dievakuasi menggunakan alat berat," ujar dia.
Lihat Juga :