Pj Gubernur Sulbar Minta Pemerintah Daerah Waspada Krisis Pangan
Senin, 18 Juli 2022 - 16:05 WIB
loading...
Pj Gubernur Sulbar, Akmal Malik saat mengisi kegiatan bincang-bincang di RRI Mamuju. Foto: Humas Pemprov Sulbar
A
A
A
MAMUJU - Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar , Akmal Malik bersama Kepala Kanwil BPN Sulbar, Hardian berkunjung ke RRI Mamuju, Minggu, 17 Juli 2022 kemarin.
Pada kesempatan itu, Pj Gubernur Sulbar, Akmal Malik mendapatkan ruang dari RRI, bincang-bincang soal Sulbar dan situasi Indonesia saat ini.
Baca juga:Akmal Malik Harap Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah PMK
Dikatakan Akmal, bahwa saat ini Indonesia diperhadapkan pada ancaman krisis pangan, dampaknya menurut dia akan sangat terasa jika pemda tidak pasang badan bersiap menghadapi krisis.
"Krisis yang dihadapi bisa saja sampai dampaknya ke Sulbar. Krisis bisa saja menerpa, olehnya saya mengajak masyarakat ayo kita bergerak secara ril, nyata menyiapkan langkah-langkah kita agar tidak terdampak krisis pangan," ujar Akmal.
Menurut Akmal, Sulbar kaya akan lahan perkebunan. Oleh karena itu, pihaknya pun sudah mendorong setiap OPD akan mengakomodir setiap masyarakat agar mengelola lahan. Tujuannya penguatan swasembada pangan.
"OPD mengkoordinir masyarakat mengelola lahan lima hektare. Saat ini kita sedang tahap penyusunan APBD Perubahan. Kita arahkan pembelian bibit pupuk dan tenagan kerja. Ke depan kita mendorong pemanfaatan lahan yang terlantar," ujar Akmal.
Baca juga:Sekolah Disegel Warga, Pj Gubernur Sulbar Selesaikan Utang Kontraktor
Kepala Kanwil BPN Sulbar, Hardian, turut mendukung program Pemprov Sulbar dalam pemanfaatan lahan yang terlantar.
"Kita di BPN tidak hanya berpikir pada legalitas atas tanah, namun meningkatkan nilai tambah dari tanah itu agar lebih bermanfaat," pungkasnya.
Pada kesempatan itu, Pj Gubernur Sulbar, Akmal Malik mendapatkan ruang dari RRI, bincang-bincang soal Sulbar dan situasi Indonesia saat ini.
Baca juga:Akmal Malik Harap Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah PMK
Dikatakan Akmal, bahwa saat ini Indonesia diperhadapkan pada ancaman krisis pangan, dampaknya menurut dia akan sangat terasa jika pemda tidak pasang badan bersiap menghadapi krisis.
"Krisis yang dihadapi bisa saja sampai dampaknya ke Sulbar. Krisis bisa saja menerpa, olehnya saya mengajak masyarakat ayo kita bergerak secara ril, nyata menyiapkan langkah-langkah kita agar tidak terdampak krisis pangan," ujar Akmal.
Menurut Akmal, Sulbar kaya akan lahan perkebunan. Oleh karena itu, pihaknya pun sudah mendorong setiap OPD akan mengakomodir setiap masyarakat agar mengelola lahan. Tujuannya penguatan swasembada pangan.
"OPD mengkoordinir masyarakat mengelola lahan lima hektare. Saat ini kita sedang tahap penyusunan APBD Perubahan. Kita arahkan pembelian bibit pupuk dan tenagan kerja. Ke depan kita mendorong pemanfaatan lahan yang terlantar," ujar Akmal.
Baca juga:Sekolah Disegel Warga, Pj Gubernur Sulbar Selesaikan Utang Kontraktor
Kepala Kanwil BPN Sulbar, Hardian, turut mendukung program Pemprov Sulbar dalam pemanfaatan lahan yang terlantar.
"Kita di BPN tidak hanya berpikir pada legalitas atas tanah, namun meningkatkan nilai tambah dari tanah itu agar lebih bermanfaat," pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :