Gandeng Kampus Ubhara, Peradi Jakarta Barat Gelar PKPA Angkatan XIX

Sabtu, 16 Juli 2022 - 13:33 WIB
loading...
Gandeng Kampus Ubhara,...
DPC Peradi Jakarta Barat kembali menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dengan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBHARA). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - DPC Peradi Jakarta Barat kembali menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dengan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBHARA). Angkatan kali ini adalah angkatan yang kesembilan belas.

Ketua Bidang PKPA dan Kerjasama Perguruan Tinggi DPN Peradi Firmanto Laksana Pangaribuan sekaligus membuka PKPA secara resmi bersama Wakil Rektor IV UBHARA Zahara Tussoleha Rony.Ketua DPC Peradi Jakarta Barat Suhendra Asido Hutabarat, Pengurus DPC Peradi Jakarta dan Panitia Pelaksana PKPA Angkatan XIX.

Ketua Panitia Fortuna Alvariza dalam sambutan pembukaan PKPA menjelaskan, PKPA kali ini adalah yang pertama kalinya dilakukan gabungan antara luring (offline) dan daring (online) setelah pandemi covid-19 menurun.

“Total peserta yang mengikuti PKPA adalah 116 yang terdiri dari 30 orang yang langsung hadir di PJB Education Center dan peserta online sebanyak 86 peserta,” kata Fortuna, Sabtu (16/7/2022). Baca juga: PERADI Perlu Rumuskan Sanksi Pembangkangan Konstitusi

Antusiasme peserta untuk mengikuti PKPA offline sangat tinggi. Menurutnya, begitu banyak yang mendaftar pendidikan tatap muka langsung, tapi karena PKPA ini yang pertama kalinya dan situasi memang belum sepenuhnya lepas dari pandemi, maka dibatasi.

“Puji syukur PKPA offline dapat terlaksana dan para pemateri yang memang para pakar di bidangnya dan beberapa tokoh-tokoh nasional bersedia hadir. Tentu dengan komitmen bersama tertib menjaga protokol kesehatan,” imbuhnya.

Wakil Rektor IV Ubhara Zahara Tussoleha Rony yang membacakan sambutan Rektor Ubhara Irjen Pol (Purn) Bambang Karsono mengapresiasi kerja sama yang terus terjalin dengan baik.

“Peradi berperan sangat penting untuk meningkatkan kualitas profesi advokat dalam rangka penegakan supremasi hukum dan hak asasi manusia,” ucap Zahara.

“Seorang advokat harus memiliki kebebasan yang berdasar pada kehormatan dan kepribadian yang berpegang teguh pada kejujuran, kemandirian, kerahasiaan dan keterbukaan,” lanjutnya.

Ketua DPC PERADI Jakarta Barat Suhendra Asido Hutabarat menyatakan peserta yang ikut PKPA menunjukkan tingginya kepercayaan para sarjana hukum untuk menjadi advokat dalam naungan Peradi yang dipimpin Prof Otto Hasibuan dengan PKPA.Dimana sebelumnya juga selalu diatas 100 orang peserta dan bahkan peserta PKPA pernah mencapai diatas 200 orang peserta.

“Tingginya antusias peserta untuk mengikuti PKPA menunjukkan kepercayaan pada Peradi Prof Otto Hasibuan sebagai satu-satunya organisasi advokat wadah tunggal yang sah diakui Undang-undang Advokat,” tegasnya.

Firmanto Laksana Pangaribuan dari DPN Peradi mengapresiasi PKPA yang diselenggarakan. Menurutnya, PKPA DPC Peradi Jakarta Barat adalah salah satu yang terbaik dari seluruh Indonesia. Penilaian baik ini dilihat dari segi bisa menghadirkan para pemateri yang terbaik.

Seperti pakar hukum dan tokoh-tokoh nasional, jumlah pesertanya terbanyak di seluruh Indonesia serta persentase kelulusannya tinggi. Terkait organisasi advokat lain, Peradi dibawah kepemimpinan Prof Otto Hasibuan berusaha mewujudkan wadah tunggal yang diakui UU.

Asido menyampaikan, DPC Peradi Jakarta Barat terus aktif menggelar PKPA sebagai bentuk komitmen DPC Peradi Jakarta Barat untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas guna menghasilkan para advokat yang berkualitas, jujur, berintegritas dan menjunjung tinggi kode etik.

Selama kurun waktu Juli 2021 hingga Juli 2022 ini, kepemimpinan Asido sudah menghasilkan lebih dari 1000 calon advokat yang mengikuti PKPA sebagai salah satu syarat mutlak untuk dapat menjadi advokat.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Rekomendasi
Ultah ke-34, Ayu Ting...
Ultah ke-34, Ayu Ting Ting Pamer Momen Romantis Bareng Kevin Gusnadi
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved