Pj Gubernur Sebut Hari Jadi Mamuju Momen Introspeksi Pemerintah
Kamis, 14 Juli 2022 - 12:16 WIB
loading...
Momentum hari jadi Kabupaten Mamuju ke-482 menjadi bahan untuk melakukan muhasaba dan introspeksi atas pencapaian sebagai pemerintah daerah.
A
A
A
MAMUJU - Momentum hari jadi Kabupaten Mamuju ke-482 menjadi bahan untuk melakukan muhasaba dan introspeksi atas pencapaian sebagai pemerintah daerah.
Pj Gubernur Sulbar , Akmal Malik mengatakan penetapan hari jadi Mamuju, bukan perjuangan yang mudah. Sebab, butuh waktu cukup panjang dan melibatkan banyak tokoh.
Baca juga: DPRD Sulbar Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2021
"Sehingga momentum ini harus dimaknai sebagai bentuk muhasabah dan introspeksi diri sejauh mana daerah melaksanakan kewajiban sebagai pemerintah daerah," ucap Akmal.
Pada kesempatan itu, ia mengajak seluruh pihak untuk melihat apakah ikhtiar dari upaya bersama yang sudah dilakukan sebagai daerah otonom.
Meski begitu ia mengapresiasi berbagai pencapaian yang telah diraih Pemerintah Kabupaten Mamuju . Terutama seperti apa upaya pemerintah kabupaten mempersiapkan diri sebagai penyangga IKN, apalagi Bala-Balakang menjadi daerah terdekat dengan IKN.
"Tantangan kita ke depan HUT Mamuju, untuk melakukan muhasabah apakah peran Mamuju ke depan akan kita tingkatkan menjadi lebih hebat. Ini menjadi tantangan, dan kita berharap DPRD membaca ini," ujarnya.
Ia menilai, Mamuju punya posisi strategis karena di depan IKN apalagi Bala-Balakang. "Saya melihat Balak-balakang daerah luar biasa sekarang potensinya, paling bagus karena berada di depan IKN kita ingin bagaimana meningkatkan demand," ucapnya.
Baca juga: Realisasi Program OPD Lambat, Akmal Malik: Jangan Tumpuk di Akhir Tahun
Sehingga untuk mempersiapkan itu, Ia berharap kolaborasi dan sinergi semua pihak agar itu bisa tercapai.
"Mamuju harus bersinergi, berkolaborasi untuk menjadi penopang IKN. Bagaimana mendorong Mamuju sebagai penopang utama IKN," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, mengatakan, berbagai tantangan dan dinamika yang dihadapi di mmasa pemerintahannya. Bukan menjadi alasan untuk terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat.
"Mulai dari pandemi dan gempa semua itu tidak menyurutkan langkah dalam rencana pembangunan visi Mamuju Keren dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mamuju," ucapnya.
Dirinya optimistis, Mamuju terus tumbuh meski di tengah keterbatasan yang dimiliki, salah satu pencapaian yang cukup berarti, yaitu Mamuju telah menyandang sebagai daerah Universal Healt Coverage (UHC) dari BPJS.
Baca juga: Panitia Festival Sandeq Mulai Bergerak Himpun Dana
"Kita telah mampu UHC, hampir semua masyarakat mamuju telah dijamin melalui BPJS Kesehatan . Sehingga kami dapat menjamin masyarakat tidak lagi harus takut untuk berobat melakukan karena semua sudah ditanggung pemerintah," jelasnya.
Kesempatan itu, dirinya juga mengajak semua pihak untuk ikut menyukseskan event Manakarra Fair, sebagai upaya membuka ruang promosi wisata agar dapat meningkatan perekonomian di Mamuju.
Pj Gubernur Sulbar , Akmal Malik mengatakan penetapan hari jadi Mamuju, bukan perjuangan yang mudah. Sebab, butuh waktu cukup panjang dan melibatkan banyak tokoh.
Baca juga: DPRD Sulbar Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2021
"Sehingga momentum ini harus dimaknai sebagai bentuk muhasabah dan introspeksi diri sejauh mana daerah melaksanakan kewajiban sebagai pemerintah daerah," ucap Akmal.
Pada kesempatan itu, ia mengajak seluruh pihak untuk melihat apakah ikhtiar dari upaya bersama yang sudah dilakukan sebagai daerah otonom.
Meski begitu ia mengapresiasi berbagai pencapaian yang telah diraih Pemerintah Kabupaten Mamuju . Terutama seperti apa upaya pemerintah kabupaten mempersiapkan diri sebagai penyangga IKN, apalagi Bala-Balakang menjadi daerah terdekat dengan IKN.
"Tantangan kita ke depan HUT Mamuju, untuk melakukan muhasabah apakah peran Mamuju ke depan akan kita tingkatkan menjadi lebih hebat. Ini menjadi tantangan, dan kita berharap DPRD membaca ini," ujarnya.
Ia menilai, Mamuju punya posisi strategis karena di depan IKN apalagi Bala-Balakang. "Saya melihat Balak-balakang daerah luar biasa sekarang potensinya, paling bagus karena berada di depan IKN kita ingin bagaimana meningkatkan demand," ucapnya.
Baca juga: Realisasi Program OPD Lambat, Akmal Malik: Jangan Tumpuk di Akhir Tahun
Sehingga untuk mempersiapkan itu, Ia berharap kolaborasi dan sinergi semua pihak agar itu bisa tercapai.
"Mamuju harus bersinergi, berkolaborasi untuk menjadi penopang IKN. Bagaimana mendorong Mamuju sebagai penopang utama IKN," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, mengatakan, berbagai tantangan dan dinamika yang dihadapi di mmasa pemerintahannya. Bukan menjadi alasan untuk terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat.
"Mulai dari pandemi dan gempa semua itu tidak menyurutkan langkah dalam rencana pembangunan visi Mamuju Keren dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mamuju," ucapnya.
Dirinya optimistis, Mamuju terus tumbuh meski di tengah keterbatasan yang dimiliki, salah satu pencapaian yang cukup berarti, yaitu Mamuju telah menyandang sebagai daerah Universal Healt Coverage (UHC) dari BPJS.
Baca juga: Panitia Festival Sandeq Mulai Bergerak Himpun Dana
"Kita telah mampu UHC, hampir semua masyarakat mamuju telah dijamin melalui BPJS Kesehatan . Sehingga kami dapat menjamin masyarakat tidak lagi harus takut untuk berobat melakukan karena semua sudah ditanggung pemerintah," jelasnya.
Kesempatan itu, dirinya juga mengajak semua pihak untuk ikut menyukseskan event Manakarra Fair, sebagai upaya membuka ruang promosi wisata agar dapat meningkatan perekonomian di Mamuju.
(luq)
Lihat Juga :