Respons Perkembangan Zaman, PMI Sulsel Gelar Bimtek Manajemen Operasi
Rabu, 13 Juli 2022 - 12:46 WIB
loading...
Suasana bimtek yang dilaksanakan PMi Sulsel, Selasa (12/7/2022). Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel menyelenggarakan Bimbingan Teknis Sistem Informasi Administrasi dan Manajemen Operasi (Bimtek SIAMO). Kegiatan ini sebagai respons atas perkembangan zaman.
"Bimtek ini untuk menyamakan pandangan, persepsi dan tujuan. Intinya setiap kebijakan atau program baru awalnya harus melalui proses sosialisasi dan bimbingan teknis seperti ini," ujar Ketua PMI Sulsel , Adnan Purichta Ichsan ketika membuka bimtek di Aula DR. Ichsan YL, Selasa (12/7/2022).
Baca juga: Adnan Lantik Ambo Dalle Jabat Periode Kelima Ketua PMI Bone
Menurutnya, dengan SIAMO ini, akan memudahkan rekapitulasi data penilaian mandiri yang dilaksanakan PMI terkait segala kegiatan yang dilaksanakan, saat dan setelah penugasan secara lengkap oleh petugas PMI.
"Mohon kita siapkan juga kerja sama antara PMI dengan ORARI. Karena jangkauan ORARI ini bisa sampai ke kecamatan, desa dan kelurahan yang bahkan belum terjangkau oleh penyedia layanan seluler. Ini sangat bagus apabila bisa dikerjasamakan," tambahnya.
Pada kesempatan ini juga, Bupati Gowa 2 periode ini membagikan satu paket disinfektan kepada PMI Kabupaten/Kota . Sebab, sekalipun kondisi saat ini sudah sangat melandai, tetapi kita mewaspadai terkait Covid-19 harus tetap terjaga.
Baca juga: Lantik Ketua PMI Bone, Adnan Minta Kontribusi di Seluruh Kegiatan Kemanusiaan
"Data menunjukkan antibodi masyarakat Sulsel dan Indonesia sudah sangat bagus, sudah di atas 90 persen. Apalagi kita di Sulsel, hasil data surveinya sudah di atas 95 persen. Jadi, Sulsel dan seluruh kabupaten/kota sudah siap berpindah dari pandemi ke endemi," pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Markas PMI Sulsel , Ahmad Syarif mengemukakan bahwa peserta pembekalan teknis untuk aplikasi SIAMO ini diberikan kepada 24 perwakilan dari seluruh PMI kabupaten/kota di wilayah Sulsel.
"Tujuannya adalah, bagaimana PMI kabupaten/kota khususnya bidang relawan melakukan penginputan data tentang SDM yang ada di wilayahnya dan terkhusus pada setiap penugasan data-data relawan yang ditugaskan juga diinput ke dalam aplikasi tersebut," tuturnya.
Baca juga: Lantik Pengurus Jeneponto, Adnan Tegaskan PMI Organisasi Kemanusiaan
Untuk diketahui, bimtek ini dilakukan selama satu hari dengan 3 materi yang dibawakan. Materi ini berupa penggunaan Aplikasi SIAMO, manajemen aplikasi sistem, dan manajemen penugasan bagi relawan yang ditugaskan pada tanggap bencana darurat.
Setelah bimtek dilaksanakan, Adnan juga memimpin rapat rutin Pengurus PMI Sulsel di tempat yang sama.
"Bimtek ini untuk menyamakan pandangan, persepsi dan tujuan. Intinya setiap kebijakan atau program baru awalnya harus melalui proses sosialisasi dan bimbingan teknis seperti ini," ujar Ketua PMI Sulsel , Adnan Purichta Ichsan ketika membuka bimtek di Aula DR. Ichsan YL, Selasa (12/7/2022).
Baca juga: Adnan Lantik Ambo Dalle Jabat Periode Kelima Ketua PMI Bone
Menurutnya, dengan SIAMO ini, akan memudahkan rekapitulasi data penilaian mandiri yang dilaksanakan PMI terkait segala kegiatan yang dilaksanakan, saat dan setelah penugasan secara lengkap oleh petugas PMI.
"Mohon kita siapkan juga kerja sama antara PMI dengan ORARI. Karena jangkauan ORARI ini bisa sampai ke kecamatan, desa dan kelurahan yang bahkan belum terjangkau oleh penyedia layanan seluler. Ini sangat bagus apabila bisa dikerjasamakan," tambahnya.
Pada kesempatan ini juga, Bupati Gowa 2 periode ini membagikan satu paket disinfektan kepada PMI Kabupaten/Kota . Sebab, sekalipun kondisi saat ini sudah sangat melandai, tetapi kita mewaspadai terkait Covid-19 harus tetap terjaga.
Baca juga: Lantik Ketua PMI Bone, Adnan Minta Kontribusi di Seluruh Kegiatan Kemanusiaan
"Data menunjukkan antibodi masyarakat Sulsel dan Indonesia sudah sangat bagus, sudah di atas 90 persen. Apalagi kita di Sulsel, hasil data surveinya sudah di atas 95 persen. Jadi, Sulsel dan seluruh kabupaten/kota sudah siap berpindah dari pandemi ke endemi," pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Markas PMI Sulsel , Ahmad Syarif mengemukakan bahwa peserta pembekalan teknis untuk aplikasi SIAMO ini diberikan kepada 24 perwakilan dari seluruh PMI kabupaten/kota di wilayah Sulsel.
"Tujuannya adalah, bagaimana PMI kabupaten/kota khususnya bidang relawan melakukan penginputan data tentang SDM yang ada di wilayahnya dan terkhusus pada setiap penugasan data-data relawan yang ditugaskan juga diinput ke dalam aplikasi tersebut," tuturnya.
Baca juga: Lantik Pengurus Jeneponto, Adnan Tegaskan PMI Organisasi Kemanusiaan
Untuk diketahui, bimtek ini dilakukan selama satu hari dengan 3 materi yang dibawakan. Materi ini berupa penggunaan Aplikasi SIAMO, manajemen aplikasi sistem, dan manajemen penugasan bagi relawan yang ditugaskan pada tanggap bencana darurat.
Setelah bimtek dilaksanakan, Adnan juga memimpin rapat rutin Pengurus PMI Sulsel di tempat yang sama.
(luq)
Lihat Juga :