Miris! Begini Kronologi 3 Santriwati Depok Diduga Dicabuli Pengajar

Kamis, 30 Juni 2022 - 09:30 WIB
loading...
Miris! Begini Kronologi...
Tiga santriwati di bawah umur diduga menjadi korban pencabulan yang dilakukan tenaga pengajar di salah satu pondok pesantren Kota Depok.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
JAKARTA - Tiga santriwati di bawah umur diduga menjadi korban pencabulan yang dilakukan tenaga pengajar di salah satu pondok pesantren Kota Depok. Pemerkosaan dan pencabulan telah berlangsung berulang kali selama satu tahun terakhir.

Penasihat hukum pelapor, Megawati menerangkan, pencabulan dan pemerkosaan tersebut telah berlangsung satu tahun terakhir. Sebanyak lima orang sebagai terlapor terdiri dari empat pengajar dan satu kakak kelas.

"Sudah satu tahun berjalan, baru satu minggu ini kasus terungkap. Dan parahnya lagi seminggu setelah mau dijemput sama orang tuanya, kemarin malamnya itu masih dilecehkan," kata Megawati saat dikonfirmasi, Kamis (30/6/2022).

Megawati menuturkan, kronologi insiden pemerkosaan terjadi ketika para korban dipanggil dan dimasukkan ke dalam ruangan. Tidak hanya sendiri setidaknya ada lima korban dalam satu ruang.

"Dan jadi setiap malam mereka datang ke kamar itu dan dibekap dan dilakukan itu (pelecehan). Ada yang di kamar mandi ada yang di ruangan kosong," tuturnya. Baca: 3 Santriwati Diduga Dicabuli di Ponpes Depok

Megawati mengakui tidak memiliki bukti fisik dalam peristiwa pemerkosaan tersebut. Namun alat kelamin korban mengalami luka dan bengkak sehingga susah untuk membuang air kecil.

"Memang saya tidak melihat langsung. Tapi anak itu megang terus dia bilang dengan sakit buang air kecil dan dibilang aku masih bengkak," ucapnya.

Tiga korban telah melaporkan ke Polda Metro Jaya dengan tiga LP yang berbeda. Kemudian, korban telah diperiksa dan dibuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Setiap korban mendapat 10 pertanyaan di ruang penyidik berbeda dengan pertanyaan seputar kronologi kejadian.

(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Rekomendasi
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved