Sejarawan Protes Pengangkatan Temuan Benda Bersejarah di Bekasi

Selasa, 28 Juni 2022 - 15:11 WIB
loading...
Sejarawan Protes Pengangkatan...
Proses pengangkatan penemuan diduga benda bersejarah di Kota Bekasi menuai protes dari sejarawan. Sebab pemindahan benda itu menyalahi prosedur. Foto: MPI/Jonathan Simanjuntak
A A A
BEKASI - Proses pengangkatan penemuan diduga benda bersejarah di Kota Bekasi menuai protes dari sejarawan. Sebab pemindahan benda itu menyalahi prosedur.

Baca juga: Warga Bekasi Dihebohkan Temuan Benda Kesultanan Banten di Pinggir Jalan

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sebelumnya mengangkat batu yang diduga benda bersejarah untuk dilakukan penelitian. Batu itu ditemukan di Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi.

"Apa yang dilakukan oleh Pak Plt (Wali Kota) sebagai Kepala Daerah, itu tidak berbicara dulu sama saya selaku pimpinan cagar budaya Kota Bekasi. Kalau Pak Tri berbicara dulu dengan saya, maka saya akan meminta kepada Pak Tri, itu jangan dibongkar dulu atau diangkut dulu, itu harus diteliti dulu," kata sejarawan sekaligus Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Bekasi Ali Anwar, Selasa (28/6/2022).

Baca juga: Artefak Berusia 2.000 Tahun Kekaisaran Romawi Dijadikan Meja Kopi

Menurut dia, semestinya setelah dilakukan penelitian di lokasi penemuan, barulah benda-benda tersebut dapat ditindaklanjuti untuk diangkat ataupun dipindahkan. Ali menyebut hal ini sesuai dengan amanah yang termaktub dalam undang-undang.

"Kalau begitu menemukan langsung menggali atau memindahkan ke tempat lain, itu tidak sesuai dengan UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Jadi itu menyalahi aturan," tandasnya.

Sejarawan Protes Pengangkatan Temuan Benda Bersejarah di Bekasi


Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto tidak menampik adanya proses yang tidak mengikuti prosedur. Namun, ia beralasan hal itu dilakukan agar peninggalan diduga benda bersejarah tidak rusak lebih parah.

"Kalau ada yang mengatakan bahwa tata cara dan sebagainya, kita akui itu. Memang mungkin ada proses yang tidak kita lakukan, tapi yang penting secara responsif, segera, cepat, ini kita selamatkan dulu," jelas Tri.

Tri memastikan tidak semua benda diduga bersejarah tersebut dipindahkan. Dari tujuh yang ditemukan, pihaknya hanya mengangkat satu. Pihaknya pun langsung dikerahkan untuk menjaga sisa benda lainnya.

"Sementara kita titipkan lurah, camat untuk kemudian memonitor sampai kemudian dipastikan kalau itu memang batu yang kemudian digunakan sebagai alat penggilingan tebu pada abad 17," pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadwal, Jalur, dan Syarat...
Jadwal, Jalur, dan Syarat SPMB Kota Bekasi 2026 Jenjang SD dan SMP
Dukung Repatriasi Kekayaan...
Dukung Repatriasi Kekayaan Bangsa, Garuda Pulangkan Koleksi Sejarah dari Belanda
Prabowo dan Raja Belanda...
Prabowo dan Raja Belanda Sepakati Pengembalian Benda Bersejarah Indonesia
Rekomendasi
Bawakan Lagu Goal, Lisa...
Bawakan Lagu 'Goal', Lisa BLACKPINK Buka Piala Dunia 2026 dengan Penampilan Spektakuler
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
Berita Terkini
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved