Kasus Holywings, GPK Minta Polisi Transparan

Selasa, 28 Juni 2022 - 00:48 WIB
loading...
Kasus Holywings, GPK...
Sekretaris Jenderal GPK Thobahul Aftoni meminta kepolisian atau Polda Metro Jaya untuk transparan dan menjujung tinggi asas keadilan dalam proses hukum Holywings. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Kasus tempat hiburan di Jakarta Holywings yang mempromosikan minuman keras (miras) gratis berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) menyita perhatian banyak pihak. Tak terkecuali Gerakan Pemuda Kakbah ( GPK ).

Sekretaris Jenderal GPK Thobahul Aftoni meminta kepolisian atau Polda Metro Jaya untuk transparan dan menjujung tinggi asas keadilan dalam proses hukum Holywings. "Bagi kami penetapan 6 tersangka dari karyawan Holywings itu perlu dikembangkan, apa betul hanya mereka saja yang bertanggung jawab?" katanya, Senin (27/6/2022).

Dia pun meminta kepolisian melakukan penyidikan lebih mendalam keterlibatan dari pihak manajemen dan owner. Sebab, dia menilai sangat aneh dalam kebijakan perusahaan sekelas Holywings kegiatan promosi tanpa persetujuan manajemen.

Baca juga: 3 Kontroversi Holywings, Langgar PPKM Hingga Nama Muhammad



"Saya kira penyidik tidak sulit mencari jejak digital 6 tersangka ini, apa betul itu hanya keteledoran mereka? Apa betul tidak ada persetujuan dari pihak manajemen dan owner sebelum content promosi itu dipublikasikan di media sosial? Jangan sampai nanti polisi hanya berhenti di 6 tersangka ini saja, padahal ada alat bukti lain yang mengarah keterlibatan pihak lain di Holywings," tuturnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Holywings dalam promosi dengan menggunakan nama Muhammad dan Maria gratis minum bir di Holywings beberapa hari yang lalu sangat melukai hati umat Islam. Selain itu, apa yang dilakukan Holywings itu dianggap sangat berbahaya dan mengoyak kerukunan umat beragama di Indonesia.

"Permintaan maaf oleh pihak Holywings dan tabayun yang dilakukan Hotman Paris Hutapea selaku salah satu pemegang saham Holywings kepada tokoh agama Islam dan pengurus MUI bagi GPK tidak cukup," imbuhnya.

Aftoni pun meminta jika terbukti ada keterlibatan dari pihak selain 6 orang yang telah ditetapkan menjadi tersangka, maka harus ditindak tegas. "Jika nanti terbukti ada keterlibatan pihak manajemen apalagi owner Holywings dalam kasus ini, kami minta gubernur Jakarta mencabut izin Holywings," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ratu Sofya Sambangi...
Ratu Sofya Sambangi Polda Metro Jaya, Ada Apa?
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
Clara Shinta Resmi Laporkan...
Clara Shinta Resmi Laporkan Mantan Suami soal Dugaan Fitnah Titipan Uang Rp13 M
Rekomendasi
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved