Lulusan SMK Banyak Nganggur, Kurikulum Merdeka Belajar Harus Ciptakan Kompetensi

Selasa, 28 Juni 2022 - 01:16 WIB
loading...
Lulusan SMK Banyak Nganggur,...
Pemaparan program peningkatan kompetensi siswa SMK Nasional. Foto Arif Budianto
A A A
BANDUNG - Kurikulum Merdeka Belajar diharapkan menjadi solusi atas tingginya pengangguran lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kurikulum ini diharapkan mampu mengarahkan siswa memiliki keterampilan agar bisa diserap dunia usaha.



"Bagaimana kurikulum Merdeka Belajar bisa mengarahkan siswa memiliki kompetensi khusus. Dengan penguasaan skill kami berharap bisa menekan pengangguran lulusan SMK," kata pegiat pendidikan yang juga Sekretaris Yayasan Pendidikan Nasional Bandung Sri Wulandari Retno pada penandatanganan MoU dengan Kofuku di SMK Nasional, Sadang Serang, Kota Bandung, Senin (27/6/2022). Baca juga: Lulusan SMK Banyak Menganggur, Pegiat Pendidikan Berikan Solusinya

Diketahui, saat ini SMK menjadi jenjang pendidikan yang lulusannya paling banyak menyumbang angka pengangguran. Padahal, mereka dididik sejak awal pada pendidikan penjurusan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) lulusan SMK menyumbang sekitar 15 persen angka pengangguran terbuka di Jabar pada 2021.

Lebih lanjut Sri mengatakan, sebagai komitmen meningkatkan kualifikasi pendidikan lulusan SMK, pihaknya menjalin kerja sama dengan lembaga profesi Kofuku. Nantinya, siswa SMK Nasional yang berminat bekerja di Jepang akan dilatih sedini mungkin menguasai bahasa dan program pemagangan sesuai jurusannya.

"Jepang itukan kemajuannya cukup bagus. Jadi penting kerja sama dengan mereka untuk bisa bekerja di sana. Salah satunya penguasaan bahasa. Jadi sebelum lulus, kami akan lakukan perkuat bahasanya untuk dipersiapkan ikut program ke sana, " beber dia.

Sementara itu, Kepala Cabang Kofuku Kota Bandung Maria Imelda menyatakan, pihaknya akan membantu siswa SMK yang berminat magang dan bekerja di Jepang dengan memberikan pelatihan sedini mungkin. Sehingga saat mereka lulusan SMK, mereka telah memiliki kualifikasi layak minimal bahasa.

"Harapan kami minat lulusan SMK pergi ke Jepang makin banyak. Mereka yang tidak punya biaya bisa kami bantu 100 persen. Tapi memang mereka yang memenuhi kualifikasi," jelas dia. Baca juga: Ini Cara Meningkatkan Soft Skill Anak untuk Mendukung Masa Depannya

Nantinya, siswa yang berminat akan menjalani proses seleksi awal. Mereka yang lolos akan mendapatkan pelatihan intensif hingga lulus sekolah. Setelah itu mereka akan magang di Jepang selama tiga tahun dan bisa melanjutkan bekerja di sana atau izin tinggal.

" Skill akan disesuaikan dengan jurusan mereka. Misal lulus teknik Multimedia kami latih selama tiga tahun. Setelah itu mereka bisa kontrak kerja selama tiga tahun lagi di Jepang, " imbuh dia. Arif budianto
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Pelajar Samarinda Meninggal...
Pelajar Samarinda Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Mensos Singgung Bansos Tak Tepat Sasaran
KPAI Ungkap Sejumlah...
KPAI Ungkap Sejumlah Temuan soal Pelajar Bantul Tewas Dikeroyok
SMAN 4 Semarang Juara...
SMAN 4 Semarang Juara Umum Festival Internasional di Thailand
Wali Kota Jaktim Tinjau...
Wali Kota Jaktim Tinjau Try Out Gratis Pelajar KJP
Ratusan Pelajar dan...
Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Antusias Ikuti Istana untuk Anak Sekolah
Ketum IDI Prediksi 5-10...
Ketum IDI Prediksi 5-10 Tahun Mendatang Terjadi Pengangguran Intelektual Dokter
Bertemu Wapres, Josepha...
Bertemu Wapres, Josepha Alexandra Peserta Cerdas Cermat Diberi Motivasi Terus Belajar dan Berprestasi
Rekomendasi
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Solusi Cerdas Berlibur:...
Solusi Cerdas Berlibur: Perjalanan Nyaman dengan Layanan Paylater
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Berita Terkini
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved