Pesta Komunitas LGBT di Puncak Bogor Digagalkan, Ini Alasannya
Minggu, 19 Juni 2022 - 06:24 WIB
loading...
Polisi dan pemerintah menggagalkan rencana pesta LGBT di kawasan Puncak Bogor. Foto/Ilustrasi/Dok SINDOnews
A
A
A
BOGOR - Polisi bersama aparatur wilayah menggagalkan rencana kegiatan diduga oleh komunitas Lesbian Gay Biseksual Trangender ( LGBT ) di kawasan Puncak, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut tidak diberikan izin dan akhirnya urung untuk digelar.
”Bukan membubarkan, itu mau ada kegiatan diduga itu adalah LGBT kita langsung kordinasi dengan beberapa pihak sehingga untuk tidak melaksanakan kegiatan tersebut,” kata Kapolsek Megamendung AKP Tri Lesmana, Sabtu (18/6/2022).
Acara tersebut sedianya akan dilaksanakan di sebuah villa di wilayah Megamendung. Tetapi, acara tersebut diduga berkaitan dengan LGBT sehingga dicegah. Baca juga: 2 Prajurit TNI Dipecat Karena Terbukti LGBT
”Yang jelas kita tahunya itu kan ada ketua panitia mau ada kegiatan di Megamendung, ada informasi event tersebut adalah event (diduga) yang ada kaitannya dengan LGBT. Kita konfirmasi intinya jangan sampai (terjadi) kita mengimbau supaya kegiatan tersebut tidak dilaksanakan. (Bentuk kegiatannya?) pemahaman terkait bahaya HIV/Aids,” jelasnya.
Pencegahan ini untuk mengantipasi adanya massa yang membubarkan apabila acara dilaksanakan. Sehingga, dilakukan upaya pencegahan dengan tidak memberi izin atau meminta acara dibatalkan.
”Bukan membubarkan, itu mau ada kegiatan diduga itu adalah LGBT kita langsung kordinasi dengan beberapa pihak sehingga untuk tidak melaksanakan kegiatan tersebut,” kata Kapolsek Megamendung AKP Tri Lesmana, Sabtu (18/6/2022).
Acara tersebut sedianya akan dilaksanakan di sebuah villa di wilayah Megamendung. Tetapi, acara tersebut diduga berkaitan dengan LGBT sehingga dicegah. Baca juga: 2 Prajurit TNI Dipecat Karena Terbukti LGBT
”Yang jelas kita tahunya itu kan ada ketua panitia mau ada kegiatan di Megamendung, ada informasi event tersebut adalah event (diduga) yang ada kaitannya dengan LGBT. Kita konfirmasi intinya jangan sampai (terjadi) kita mengimbau supaya kegiatan tersebut tidak dilaksanakan. (Bentuk kegiatannya?) pemahaman terkait bahaya HIV/Aids,” jelasnya.
Pencegahan ini untuk mengantipasi adanya massa yang membubarkan apabila acara dilaksanakan. Sehingga, dilakukan upaya pencegahan dengan tidak memberi izin atau meminta acara dibatalkan.
Lihat Juga :