Politani Pangkep Gelar Pelatihan Sertifikasi Manajer Pengendali Mutu
Jum'at, 10 Juni 2022 - 15:11 WIB
loading...
Tampak sejumlah mahasiswa mengikuti Pelatihan Sertifikasi Manajer Pengendali Mutu Cara Pembenihan Ikan yang Baik, Selasa (7/6/2022). Foto: Humas Politani Pangkep
A
A
A
PANGKEP - Politani Pangkep menyelenggarakan Pelatihan Sertifikasi Manajer Pengendali Mutu Cara Pembenihan Ikan yang Baik (MPM-CPIB) di Gedung IPTEKS, Selasa (7/6).
Pelatihan ini merupakan program rutin Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politani Pangkep dan Jurusan Teknologi Budidaya Perikanan. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dan tersertifikasi sebagai manajer pengendali mutu pembenihan ikan.
Baca juga:Jalin Kerja Sama, Politani Pangkep Bina SMKS Islam Pesantren Alam Indonesia
Acara pembukaan dihadiri Direktur, Pembantu Direktur, Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), Ketua Jurusan dan Program Studi, serta Pemateri dariDirektorat Perbenihan Ditjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Mahasiswa sebagai peserta pelatihan yang akan disertifikasi berasal dari 2 Prodi, yaitu 20 orang dari Prodi Teknologi Budi Daya Perikanan (TBDP) dan 20 orang dari Prodi Teknologi Pembenihan Ikan.
Pada kesempatan ini, Ketua Prodi TBDP, Andriani berterima kasih atas kesediaan pemateri dari Direktorat Pembenihan KKP untuk hadir memberikan pelatihankepada mahasiswa selama 4 hari ke depan.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak dan tentunya kepada LSP Politani Pangkep atas programnya yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun,” pungkas Andriani.
Pemateri dari Direktorat Perbenihan, Mely Bala Galugu dan Fatimah Sau menyatakan, melalui pelatihan ini, pemateri berharap peserta dapat meningkatkan kompetensi teknis yang terdiri atas kapasitas pengetahuan dan keterampilan pengendali mutu cara pembenihan ikan yang baik. Sehingga bisa menjadi bekal dalam melanjutkan ke dunia kerja Industri Pembenihan Perikanan.
Baca juga:Politani Pangkep MoU dengan The Iloilo State College of Fisheries
“Harapan kami adik-adik peserta bukan hanya mengikuti pelatihan semata untuk mendapatkan sertifikat kompetensi, melainkan memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya agar kelakkompetensi dapat digunakan secara maksimal di dunia kerja, industri, atau bekal dalam mengelola hatchery, maupun berkarir dalam bidang pembenihan,” imbuh Meli.
Politani Pangkep melalui LSP senantiasa menggelar program-program untuk memastikan agar mahasiswa dan para lulusannya telah mengantongi sertifikat kompetensi sebagai lisensi resmi bahwa lulusan telah kompeten dalam bidangnya dan mampu beradaptasi dengan dunia kerjadan dunia industri.
Pelatihan ini merupakan program rutin Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politani Pangkep dan Jurusan Teknologi Budidaya Perikanan. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dan tersertifikasi sebagai manajer pengendali mutu pembenihan ikan.
Baca juga:Jalin Kerja Sama, Politani Pangkep Bina SMKS Islam Pesantren Alam Indonesia
Acara pembukaan dihadiri Direktur, Pembantu Direktur, Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), Ketua Jurusan dan Program Studi, serta Pemateri dariDirektorat Perbenihan Ditjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Mahasiswa sebagai peserta pelatihan yang akan disertifikasi berasal dari 2 Prodi, yaitu 20 orang dari Prodi Teknologi Budi Daya Perikanan (TBDP) dan 20 orang dari Prodi Teknologi Pembenihan Ikan.
Pada kesempatan ini, Ketua Prodi TBDP, Andriani berterima kasih atas kesediaan pemateri dari Direktorat Pembenihan KKP untuk hadir memberikan pelatihankepada mahasiswa selama 4 hari ke depan.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak dan tentunya kepada LSP Politani Pangkep atas programnya yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun,” pungkas Andriani.
Pemateri dari Direktorat Perbenihan, Mely Bala Galugu dan Fatimah Sau menyatakan, melalui pelatihan ini, pemateri berharap peserta dapat meningkatkan kompetensi teknis yang terdiri atas kapasitas pengetahuan dan keterampilan pengendali mutu cara pembenihan ikan yang baik. Sehingga bisa menjadi bekal dalam melanjutkan ke dunia kerja Industri Pembenihan Perikanan.
Baca juga:Politani Pangkep MoU dengan The Iloilo State College of Fisheries
“Harapan kami adik-adik peserta bukan hanya mengikuti pelatihan semata untuk mendapatkan sertifikat kompetensi, melainkan memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya agar kelakkompetensi dapat digunakan secara maksimal di dunia kerja, industri, atau bekal dalam mengelola hatchery, maupun berkarir dalam bidang pembenihan,” imbuh Meli.
Politani Pangkep melalui LSP senantiasa menggelar program-program untuk memastikan agar mahasiswa dan para lulusannya telah mengantongi sertifikat kompetensi sebagai lisensi resmi bahwa lulusan telah kompeten dalam bidangnya dan mampu beradaptasi dengan dunia kerjadan dunia industri.
(luq)
Lihat Juga :