Polisi Bakal Tes DNA atas Temuan 7 Janin di Kamar Kos Makassar

Kamis, 09 Juni 2022 - 18:39 WIB
loading...
Polisi Bakal Tes DNA...
Petugas mengumpulkan barang bukti terkait kasus temuan 7 janin dalam kotak makanan dan kardus di kamar kos di Kota Makassar. Selanjutnya, juga akan dilakukan tes DNA terhadap sejoli tersangka atas temuan 7 janin tersebut. Foto/SINDOnews/Ansar Jumasang
A A A
MAKASSAR - Kepolisian bakal melakukan tes DNA kepada sejoli yang merupakan tersangka atas temuan 7 janin di kotak makanan dan kardus dalam sebuah kamar kos di Kota Makassar, Provinsi Sulsel.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto, menjelaskan tes DNA dilakukan guna mengetahui apakah temuan 7 janin merupakan milik sejoli tersebut atau dari pasangan berbeda. Sejauh ini, kepolisian baru memiliki bukti berupa pengakuan tersangka.

Baca Juga: Sejoli Pemilik 7 Janin di Kamar Kos Makassar Dijerat Pasal Berlapis

"Sampai saat ini keterangan yang kami dapatkan dari perempuan yang sama. Namun kami akan lakukan tes DNA untuk memastikan apakah betul ke-7 janin tersebut berasal dari laki-laki atau perempuan yang sama atau dari orang lain," kata Budhi, Kamis (9/6/2022).

Sekadar diketahui, kepolisian telah menetapkan dua tersangka atas temuan 7 janin di sebuah kamar kos di Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Keduanya merupakan sejoli yang diketahui melakukan praktik aborsi sejak tahun 2012.

"Memang betul bahwa itu janin diperkirakan masih berumur kurang lebih lima bulan dan dalam kondisi yang sudah tidak bernyawa. Dari situ kita menyimpulkan bahwa ini sebuah peristiwa pidana minimal adalah orang yang melakukan aborsi," ucapnya.

Ia juga mengatakan setelah melakukan penyelidikan, pihaknya kini sudah menangkap orang yang melakukan aborsi tersebut. Mereka ditangkap di lokasi berbeda. Tersangka perempuan diamankan di wilayah Sultra dan tersangka laki-laki dicokok di Kalimantan.

"Pelaku berstatus karyawan yang bekerja di bidang kesehatan dan memiliki pengalaman medis. Kemudian dilakukan pengembangan dan kami mengetahui laki-laki yang juga pasangan tersangka tersebut berperan membantu melakukan aborsi," tuturnya,

Dari keterangan sementara, lanjut Budhi, tersangka melakukan aborsi dikarenakan malu atas kehamilannya. Tersangka mengaku meminum ramuan dan melakukan gerakan yang mengakibatkannya keguguran.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahu pula praktik aborsi sudah dilakukan sejak 2012, meski sang lelaki sempat berjanji menikahi sang perempuan. Belakangan, pada 2017 kembali hamil dan lagi-lagi melakukan aborsi.

Baca Juga: Simpan 7 Mayat Bayi di Kamar Kos Makassar, Perempuan Ini Ditangkap di Sultra

Kepada polisi, tersangka perempuan mengaku menyimpan janin tersebut lantaran nantinya setelah menikah akan dikuburkan di kampung halamannya.

"Jadi modusnya mereka itu berpacaran. Tahun 2012, pelaku perempuan (hamil) dan malu kepada keluarganya sehingga akhirnya sepakat menggugurkan dengan perjanjian nanti akan dinikahi. Ternyata di tahun berikutnya hamil lagi digugurkan sampai 2017. Itulah kenapa janinnya itu selalu dimasukkan dalam boks plastik dan dibungkus dalam kardus kemudian dilakban. Dimana janji setelah menikah akan dikuburkan di kampungnya perempuan di Toraja," tukasnya.

(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mayat Bayi Terbungkus...
Mayat Bayi Terbungkus Kantong Plastik Ditemukan di Saluran Air Gambir
Mayat Bayi Ditemukan...
Mayat Bayi Ditemukan di Tumpukan Sampah Kali BCT Cengkareng
Keluarga Korban Kebakaran...
Keluarga Korban Kebakaran di Kemayoran Diminta Melapor ke RS Polri
Hasil Tes DNA, RS Polri...
Hasil Tes DNA, RS Polri Pastikan Kerangka di Tenjo Bogor Alvaro Kiano
2 Kerangka Manusia Ditemukan...
2 Kerangka Manusia Ditemukan Hangus Terbakar di Kwitang, Ini Penjelasan Polisi
Hasil Tes DNA 2 Kerangka...
Hasil Tes DNA 2 Kerangka Manusia Ditemukan di Kwitang Diumumkan Pekan Depan
2 Perempuan Kembar Ini...
2 Perempuan Kembar Ini Lahir Berselang Beberapa Menit, tapi Memiliki Ayah yang Berbeda
Kisah Stanley Evander,...
Kisah Stanley Evander, Lulusan Doktor Tercepat UGM 2026 dengan Riset Kit Ekstraksi DNA
17 Pria Dites DNA atas...
17 Pria Dites DNA atas Pemerkosaan Wanita hingga Hamil, tapi DNA Ayahnya yang Cocok
Rekomendasi
Video Latihan Lisa BLACKPINK...
Video Latihan Lisa BLACKPINK di Piala Dunia 2026 Viral, Bikin Fans Tak Sabar
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Cut Meyriska dan Roger...
Cut Meyriska dan Roger Danuarta Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Imbas Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved