Simpan 7 Mayat Bayi di Kamar Kos Makassar, Perempuan Ini Ditangkap di Sultra

Rabu, 08 Juni 2022 - 18:57 WIB
loading...
Simpan 7 Mayat Bayi...
Kamar kos tempat ditemukannya 7 janin bayi terletak di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, kini dipasangi garis polisi. Foto/SINDOnews/Ansar Jumasang
A A A
MAKASSAR - Polisi mengamankan seorang perempuan berinisial NM selaku terduga pelaku penyimpan 7 mayat bayi dalam kamar kos di Kota Makassar, Provinsi Sulsel. Pelaku diciduk di wilayah Provinsi Sultra. Diketahui, aksi pelaku membuat geger setelah temuan tujuh janin dalam kotak makan dan kardus di sebuah kamar kos di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, belum lama ini.

Kasubnit 3 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Didi Sutikno, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang perempuan yang merupakan terduga pelaku penyimpan 7 mayat bayi. Pelaku ditangkap di wilayah Provinsi Sultra dan kini telah dibawa ke Kota Makassar, Provinsi Sulsel, untuk menjalani pemeriksaan.

Baca Juga: Penemuan 7 Mayat Bayi di Kotak Makan Mahasiswi Gemparkan Warga

"Iya kita sudah amankan perempuan tersebut. Terduga pelaku ditangkap di Kendari," kata dia, saat dikonfirmasi SINDOnews, Rabu (8/6/2022).

Meski demikian, ia belum menjelaskan lebih jauh terkait motif dan peran terduga pelaku. "Sisanya nanti Kasat (Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Reonald Truly Sohomuntal Simanjuntak) yang jelaskan. Tunggu rilis dari Pak Kasat," pungkasnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Reonald Truly Sohomuntal Simanjuntak, mengatakan janin bayi tersebut diperkirakan berusia enam bulan.

"Memang benar ada mayat bayi yang diduga sudah meninggal dunia sekitar 6 bulan. Ada tujuh janin bayi yang ditemukan, salah satunya ditemukan di dalam tempat makan dan lainnya di dalam kardus yang telah dilakban," jelas dia.

Kabiddokkes Polda Sulsel, Kombes Pol Yusuf Mawadi, saat ditemui di kantornya mengatakan, saat ditemukan ari-ari janin tersebut sudah hancur, yang tersisa hanya rambut, tulang, serta kepala yang tersimpan rapat di dalam sebuah kotak makan.

"Setelah kami analisa identifikasi, ternyata itu kami temukan berupa tulang-belulang. Setelah kami rekonstruksi, ternyata memang berisi tulang-tulang janin. Jumlahnya kurang lebih tujuh," ungkap dia.

Ia juga bilang, hingga kini pihaknya belum mengetahui pasti motif ataupun tujuan penyimpanan janin itu. "Untuk itu masih kita diselidiki lebih lanjut dan sesuai permintaan pihak penyidik Reskrim," bebernya.

Sementara itu, Nulfah Anugrahwaty selaku saksi sekaligus pemilik kos menjelaskan, bahwa kardus tersebut sudah lama berada di dalam kamar kontrakan miliknya yang dihuni oleh seorang perempuan bernisial NM. Namun, NM pada Desember 2021 minta izin ke Kendari untuk rekreasi.

"Sempat kembali ke Makassar pada bulan Desember 2021 dan meminta izin lagi ke kampungnya di Toraja dengan alasan orang tuanya sakit dan sampai sekarang tidak kembali-kembali," jelasnya.

Baca Juga: Geger, Pengembala Sapi Temukan Mayat Bayi Dalam Kardus

Janin ini baru diketahui, kata Nulfah, setelah dirinya membersihkan kamar yang ditinggal NM karena ada orang yang ingin mengontrak kamar tersebut.

"Saya membersihkan kamar tersebut namun masih ada barang-barang milik NM yang berada di dalam kamar berupa kardus. Selanjutnya kardus saya pindahkan ke kamar 1 yang dijadikan gudang, Namun lama kelamaan tercium bau busuk," tukasnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mayat Bayi Terbungkus...
Mayat Bayi Terbungkus Kantong Plastik Ditemukan di Saluran Air Gambir
Mayat Bayi Ditemukan...
Mayat Bayi Ditemukan di Tumpukan Sampah Kali BCT Cengkareng
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
Mayat Bayi Ditemukan...
Mayat Bayi Ditemukan di Sungai Giriwoyo, Polres Wonogiri Lakukan Penyelidikan
Kanit PPA Polrestabes...
Kanit PPA Polrestabes Makassar Minta Rp10 Juta ke Pelaku Pelecehan, Rp5 Juta untuk Korban dan Rp5 Juta Iptu HR
Gempar, Janin Bayi Ditemukan...
Gempar, Janin Bayi Ditemukan di Septic Tank RS Koja Jakut
Bahaya Mikroplastik...
Bahaya Mikroplastik Mengintai Ibu Hamil: Penelitian Ungkap Paparan Hingga ke Janin
Janin Keguguran, Apakah...
Janin Keguguran, Apakah Masih Sunnah Aqiqah? Begini Penjelasannya
Mayat Bayi Laki-laki...
Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan Tersangkut di Pinggir Sungai Cisindangbarang Bogor
Rekomendasi
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved