15 Orang Belum Ditemukan, Basarnas Tutup Pencarian Korban KM Ladang Pertiwi

Senin, 06 Juni 2022 - 16:31 WIB
loading...
15 Orang Belum Ditemukan,...
Tim Basarnas resmi tutur pencarian korban KM Ladang Pertiwi meski masih ada 15 orang penumpang belum ditemukan. Foto: Sindonews/Ansar Jumasang
A A A
MAKASSAR - Masa operasi pencarian tim SAR gabungan terhadap korban tenggelam KM Ladang Pertiwi di Selat Makassar memasuki hari ke 10, yang merupakan hari terakhir pencarian sejak sebelumnya diperpanjang tiga hari.

Basarnas akan menghentikan pencarian korban KM Ladang Pertiwi hari ini jika tidak menemukan tanda-tanda yang dapat dijadikan sebagai petunjuk pencarian korban.

Baca Juga: Basarnas Perluas Wilayah Pencarian Korban KM Ladang Pertiwi

Hingga kini total penumpang KM Ladang Pertiwi sebanyak 50 orang, korban yang telah ditemukan sebanyak 35 orang, 31 diantaranya selamat, empat meninggal dunia. Dengan demikian ada 15 penumpang yang masih dalam pencarian.

Kepala Basarnas Sulsel , Djunaidi mengungkapkan khusus pencarian di hari kesembilan ini Basarnas memperluas pencarian.

"Hari ini pencarian korban kapal tenggelam akan dimaksimalkan dengan memperluas pencarian laut seluas 50 Knot, pencarian udara tidak dilakukan karena situasi dan kondisi," tuturnya kepada SINDOnews, Senin (6/6/2022).

Djunaidi juga mengatakan, setelah tim Basarnas memperpanjang pencarian selama tiga hari, pihaknnya akan menghentikan pencarian korban apabila tidak ada tanda-tanda penemuan hari ini.

"Hari ini jam 12 siang jika tidak ada tanda-tanda penemuan kita tutup operasi," pungkasnya.

Sejak hari Sabtu hingga Minggu siang, tim Basarnas terus mengupayakan untuk melakukan pencarian, namun belum ada penemuan korban KM Ladang Pertiwi. "Dengan diperluasnya ini mudah-mudahan bisa mendapatkan informasi maupun penemuan dan sebagainya, akan diakhiri sampai pukul 18:00 Wita," tuturnya.

Dirinya menambahkan, sejauh ini dalam pencarian korban KM Ladang Pertiwi yang tenggelam di perairan Selatan Makassar, tim Basarnas tidak mengalami kendala yang serius.

"Untuk hari ini cuaca pun masih bagus tidak ada kendala hingga pencarian hari kesembilan. Semua cuaca bagus gelombang juga begitu signifikan 0,5 meter ketinggiannya, tidak terlalu mempengaruhi timsar dalam melakukan pencarian," tutupnya.

Baca Juga: Nelayan Temukan Satu Jenazah Korban KM Ladang Pertiwi

Sementara, Analis Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar, Wahid DJ menekankan pihaknya masih melakukan pencarian. Wahid berharap ada korban yang kembali ditemukan di hari ke-10 pencarian pada hari ini, Senin (6/6/2022).

"Hari ke-10. Jangan bilang hari terakhir karena siapa tahu hari ini ada tanda-tanda," ucap Wahid DJ saat dikonfirmasi.

Dia menuturkan secara umum faktor cuaca turut mempengaruhi upaya pencarian korban KM Ladang Pertiwi. Angin laut hingga ketinggian ombak menyulitkan Tim SAR gabungan saat di laut. "Proses pencarian yang terkendala itu misalnya cuaca buruk, jarak pandang tak bisa terlihat, atau angin (kencang), ombak," tutur dia.

Belum lagi pihaknya menduga, sejumlah korban terbawa arus bawah laut hingga sulit ditemukan. Namun dia meyakini korban ditemukan tinggal menunggu waktu saja. "Kemungkinan juga karena seumpamanya arus bawah kan kita tidak tahu kan. Cuman kalau tenang di atas permukaan laut, di bawah kita tidak tahu," urai Wahid.

Sementara itu, perpanjangan operasi pencarian masih akan dipertimbangkan. Pihaknya memastikan akan terus melakukan pencarian terhadap korban sampai ada kebijakan lebih lanjut. "Belum ada rencana perpanjangan masa pencarian, nanti dilihat situasi hari ini," tandasnya.

Baca Juga: Breaking News! 4 Penumpang KM Ladang Pertiwi Ditemukan Selamat

Sebelumnya, operasi pencarian korban kapal tenggelam KM Ladang Pertiwi akan kembali berakhir setelah diperpanjang tiga hari sejak Jumat (3/6/2022) lalu. Masa perpanjangan ini mempertimbangkan masih banyaknya korban belum ditemukan.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Basarnas Pastikan Semua...
Basarnas Pastikan Semua Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Perempuan
8 Penumpang Helikopter...
8 Penumpang Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar Tewas
Basarnas: Helikopter...
Basarnas: Helikopter PK-CFX Jatuh di Perbukitan Terjal di Sekadau Kalbar
Lanud Supadio Kerahkan...
Lanud Supadio Kerahkan Super Puma Cari Helikopter PK-CFX yang Hilang di Sekadau Kalbar
7 Awak Kapal Gandha...
7 Awak Kapal Gandha Nusantara 17 Ditemukan Selamat
Kapal Gandha Nusantara...
Kapal Gandha Nusantara 17 Tenggelam, 7 Orang Hilang
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
KBRI Kuala Lumpur Pantau...
KBRI Kuala Lumpur Pantau Pencarian 14 WNI Korban Kecelakaan Kapal di Malaysia
Kapal Migran Tenggelam...
Kapal Migran Tenggelam di Lepas Pantai Malaysia, 14 Orang Hilang
Rekomendasi
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
B50 Mulai Berjalan 1...
B50 Mulai Berjalan 1 Juli 2026, Harga Solar Dipastikan Tidak Berubah
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Berita Terkini
Penampakan Razman Nasution...
Penampakan Razman Nasution Pakai Peci dan Sarung saat Dijebloskan ke Lapas Cipinang
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
Bangun Ketahanan Pangan,...
Bangun Ketahanan Pangan, Kakanwil Ditjenpas Jakarta Panen Telur Ayam di Lapas Salemba
Jenderal Sigit Bentuk...
Jenderal Sigit Bentuk Polresta Baru Khusus di IKN, Dijabat AKBP Supriyanto
Momen Jokowi Salat Jumat...
Momen Jokowi Salat Jumat Masjid Al Hikmah Sebelum Blusukan di Lampung
Satgas PRR Aceh Minta...
Satgas PRR Aceh Minta BPJN-Pemda Bangun Komunikasi dengan Warga Enang-Enang
Infografis
Ini Tersangka Serangan...
Ini Tersangka Serangan Mobil yang Tewaskan 15 Orang di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved