Nelayan di Bulukumba dan Bantaeng Dibekali Keterampilan Keselamatan Melaut
Rabu, 01 Juni 2022 - 12:45 WIB
loading...
Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BSTKLM) bagi nelayan asal Kabupaten Bulukumba dan Bantaeng. Foto/Eky Hendrawan
A
A
A
BULUKUMBA - Dinas Perhubungan (Dishub) Bulukumba bekerja sama dengan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar melaksanakan kegiatan pelatihan Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BSTKLM) kepada nelayan.
Pelatihan yang diikuti sebanyak 91 nelayan asal Kabupaten Bulukumba dan Bantaeng itu berlangsung pada tanggal 30 Mei hingga 4 Juni 2022, di Hotel Arini 2, Jalan Lanto Dg Pasewang Bulukumba.
Baca Juga: Sinkronisasi Data Penumpang, Nakhoda hingga Pemilik KM Ladang Pertiwi Diperiksa
Sekretaris Dishub Bulukumba , Idham Khalid Dg Patunru mengatakan, kegiatan yang dilakukan itu untuk memberikan bekal ilmu, meningkatkan kompetensi dan keterampilan di bidang kelautan serta meningkatkan taraf hidup nelayan dan lebih khususnya untuk keselamatan mereka saat melaut.
"Diharapkan bisa meningkatkan kompetensi dan kemampuan peserta diklat, sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia," jelas Idham.
Menurut dia, banyak kejadian nelayan tenggelam, hilang di laut karena tidak memiliki pengetahuan dasar keselamatan. Sehingga kedepannya, dengan bekal ilmu yang didapatkan selama pelatihan, bisa meminimalisir kecelakaan dalam bertransportasi atau saat menangkap ikan di laut.
"Mereka akan dilatih berenang, memadamkan api dan sebagainya, serta dasar-dasar keselamatan," kata Idham.
Pelatihan yang diikuti sebanyak 91 nelayan asal Kabupaten Bulukumba dan Bantaeng itu berlangsung pada tanggal 30 Mei hingga 4 Juni 2022, di Hotel Arini 2, Jalan Lanto Dg Pasewang Bulukumba.
Baca Juga: Sinkronisasi Data Penumpang, Nakhoda hingga Pemilik KM Ladang Pertiwi Diperiksa
Sekretaris Dishub Bulukumba , Idham Khalid Dg Patunru mengatakan, kegiatan yang dilakukan itu untuk memberikan bekal ilmu, meningkatkan kompetensi dan keterampilan di bidang kelautan serta meningkatkan taraf hidup nelayan dan lebih khususnya untuk keselamatan mereka saat melaut.
"Diharapkan bisa meningkatkan kompetensi dan kemampuan peserta diklat, sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia," jelas Idham.
Menurut dia, banyak kejadian nelayan tenggelam, hilang di laut karena tidak memiliki pengetahuan dasar keselamatan. Sehingga kedepannya, dengan bekal ilmu yang didapatkan selama pelatihan, bisa meminimalisir kecelakaan dalam bertransportasi atau saat menangkap ikan di laut.
"Mereka akan dilatih berenang, memadamkan api dan sebagainya, serta dasar-dasar keselamatan," kata Idham.
Lihat Juga :