Penyergapan John Kei di Bekasi Bikin Panik, Warga Kompak Matikan Lampu

Senin, 22 Juni 2020 - 13:34 WIB
loading...
Penyergapan John Kei...
John Kei saat akan diperlihatkan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, berserta kelompoknya terkait kasus penyerangan dan pembunuhan di Tangerang dan Jakarta. Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A A A
Sebelum petugas meringkus John Refra Kei atau John Kei bersama puluhan kelompoknya, warga sempat dikejutkan kedatangan ratusan personel ke Perumahan Tytyan Indah di Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi. Ternyata, ratusan personel itu dariPolda Metro Jaya bersama Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota.

Awalnya warga mengira ada penyerangan terhdap kelompok Kei yang berada di Blok N tersebut. Alhasil, warga langsung panik. Terlebih, adanya suara ledakan senjata api beberapa kali di Jalan Tytyan Indah 10. Warga sontak sempat mematikan lampu secara serentak.

"Karena takut salah sasaran, biasanya kalau ada penyerangan warga matikan lampu. Itu sekitar pukul 21.50 WIB)," kata Ketua RT 3/12, Doni Rivai (50), di lokasi rumah Jhon Kei kepada SINDOnews, Senin (22/6/2020).

Tak lama berselang, Ketua RW setempat yang merupakan aparat mengirim pemberitahuan di group WhatsApp. Warga diminta untuk tetap berdiam diri di rumah.

Seketika itu pula, puluhan polisi meminta warga tidak panik untuk memastikan suara tembakan bukan bentuk dari penyerangan. "Tiba-tiba ada polisi dan menenangkan warga, saya masuk ke dalam sama anak saya. Nah, datang lah Brimob," ujarnya. (Baca juga: Pembagian Uang Penjualan Tanah Jadi Motif Penyerangan Kelompok John Kei )

Di samping itu, Doni memang punya firasat jika ada masalah dalam kelompok John Kei. Sebab, tidak biasanya kelompok John Kei kumpul dengan jumlah banyak. Apalagi, Minggu 21 Juni 2020 ada sekitar 15 orang lebih duduk depan rumah John Kei.

"Kalau kondisi perang begitu, dia santai di sini, lampu juga dimati-matikan, tombak-tombak senjata banyak dari dulu," paparnya. (Baca juga: Pembacokan di Cengkareng, Polisi Amankan Potongan Dua Jari dan Motor Korban )

Meski demikian, warga mengaku Jhon Kei bersama kelompoknya dikenal baik dan tidak pernah menganggu masyarakat sekitar. Apalagi saat ini Jhon Kei dikenal sebagai preman pensiun. (Baca juga: Mantan Preman Kejam yang Mendadak Relijius Itu ... )
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Jaya Optimistis...
Polda Metro Jaya Optimistis Praperadilan Roy Suryo Ditolak Hakim
Dengarkan Keterangan...
Dengarkan Keterangan Ahli Polda Metro Jaya, Roy Suryo Optimistis Praperadilannya Dikabulkan
Polda Metro Bakal Limpahkan...
Polda Metro Bakal Limpahkan Kurnia Tri Royani, Rustam Effendi, dan Rizal Fadillah ke Kejati DKI
Rekomendasi
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved