Gubernur Koster: Bali Mulai Bangkit, 3-4 Ribu Wisman Datang Setiap Hari
Rabu, 18 Mei 2022 - 04:41 WIB
loading...
Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan sektor pariwisata di daerahnya mulai bangkit. Setiap harinya sudah 3-4 ribu wisatawan mancanegara (wisman) datang ke pulau dewata. (Ist)
A
A
A
DENPASAR - Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan sektor pariwisata di daerahnya mulai bangkit. Setiap harinya sudah 3-4 ribu wisatawan mancanegara (wisman) datang ke pulau dewata .
"Peningkatan wisatawan 3 ribu sampai 4 ribu wisman per hari. Ini jadi penanda Bali untuk bangkit kembali perekonomiannya pada tahun 2022," kata Koster di Denpasar, Selasa (17/5/2025).
Dia menyampaikan, saat ini sudah ada 14 penerbangan internasional langsung ke Bali. Penerapan visa on arrival (VoA) juga telah diperluas dari awalnya hanya 29 negara, lalu 40 negara dan kini menjadi 60 negara.
Koster juga menyebut kunjungan wisatawan domestik (wisdom) ke Bali terus meningkat. Saat ini kunjungan wisdom lewat jalur udara bergerak dari 13 ribu sampai 18 ribu orang per hari. Baca: Dihina Tak Kuat Bercinta, Jadi Alasan MWM Habisi Nyawa PSK saat Masih Basah Keringat Usai Ditindih.
Gubernur dari PDIP ini memastikan Bali sudah sangat aman untuk dikunjungi. Sebab penanganan kasus COVID-19 sudah makin terkendali.
"Peningkatan wisatawan 3 ribu sampai 4 ribu wisman per hari. Ini jadi penanda Bali untuk bangkit kembali perekonomiannya pada tahun 2022," kata Koster di Denpasar, Selasa (17/5/2025).
Dia menyampaikan, saat ini sudah ada 14 penerbangan internasional langsung ke Bali. Penerapan visa on arrival (VoA) juga telah diperluas dari awalnya hanya 29 negara, lalu 40 negara dan kini menjadi 60 negara.
Koster juga menyebut kunjungan wisatawan domestik (wisdom) ke Bali terus meningkat. Saat ini kunjungan wisdom lewat jalur udara bergerak dari 13 ribu sampai 18 ribu orang per hari. Baca: Dihina Tak Kuat Bercinta, Jadi Alasan MWM Habisi Nyawa PSK saat Masih Basah Keringat Usai Ditindih.
Gubernur dari PDIP ini memastikan Bali sudah sangat aman untuk dikunjungi. Sebab penanganan kasus COVID-19 sudah makin terkendali.
Lihat Juga :