Amran Mahmud Paparkan Potensi Wajo di Pertemuan Saudagar Bugis Makassar
Sabtu, 14 Mei 2022 - 21:22 WIB
loading...
Bupati Wajo, Amran Mahmud berbicara di hadapan peserta PSBM Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Sabtu (14/5/2022). Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Bupati Wajo, Amran Mahmud menjadi pembicara dalam diskusi panel pada Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Sabtu (14/5/2022). Pada kesempatan itu, ia memaparkan deretan potensi Kabupaten Wajo.
"Saya menyampaikan terima kasih atas kesempatan diberikan. Meskipun baru 30 menit yang lalu saya tahu kalau saya diberikan kesempatan untuk memaparkan potensi Wajo di hadapan para saudagar Bugis Makassar. Saya akan memaksimalkan kesempatan ini," ucap Amran Mahmud membuka pemaparannya.
Baca juga: Selamat! Pemkab Wajo Sabet Predikat Opini WTP ke-9
Amran melngatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo akan memberikan "karpet merah" bagi para pengusaha untuk ikut bersama, baik berinvestasi secara langsung ke Wajo maupun membangun jaringan.
"Kabupaten Wajo memiliki potensi yang cukup lengkap, di antaranya panjang laut atau garis pantai dengan panjang sekitar 103 kilometer dengan produksi rumput laut sekitar 500 ribu ton. Juga untuk lahan pertanian dengan luas sekitar 101 ribu hektare yang sudah memproduksi hampir 800 ribu ton padi per tahun. Padahal, konsumsi orang Wajo hanya sekitar 50 ribu ton sehingga masih banyak yang bisa dikirim ke daerah lain," beber kepala daerah bergelar doktor ini.
Potensi selanjutnya, sambung Amran Mahmud , adalah Danau Tampe yang memiliki luas sekitar 16.000 hektare.
"Kalau para investor bisa membantu mengembangkan Danau Tempe dengan segala potensi perikanan dan pertanian yang ada, ini bisa lebih bagus dibandingkan Fallen Dam di Belanda dan memiliki daya saing," tutur Amran Mahmud yang juga Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Wajo.
Baca juga: Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian, Bupati Wajo Dukung Program RPLP2B
Amran Mahmud berharap melalui PSBM bisa menjadi catatan untuk membantu pembangunan ekonomi Wajo yang juga dikenal sebagai kota niaga.
"Yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa Kabupaten Wajo adalah satu-satunya daerah di Sulawesi Selatan yang memiliki potensi gas alam. Kami memiliki cadangan gas alam sekitar dua triliun standard cubik feet. Yang dipakai saat ini oleh Energy Equity Epic Sengkang itu baru sekitar 6,5 juta standard cubik feet. Jadi masih banyak yang bisa kita manfaatkan potensi gas alam ini," ungkapnya.
Amran Mahmud juga berharap, di Wajo bisa dibangun industri kebutuhan pangan dan menjadi jaringan para saudagar Bugis Makassar. "Kami siap bersinergi dengan KKSS," ucapnya.
Baca juga:Amran Mahmud Serahkan SK untuk 58 PPPK Lingkup Pemkab Wajo
Amran menutup pemaparannya dengan menyampaikan bahwa potensi persutraan Wajo yang diberikan tugas oleh Pemprov Sulsel untuk pengembalian kejayaannya.
"Saya kira ketika ini bisa dikembangkan banyak sekali potensi bisnis di dalamnya. Apalagi kami menghadirkan program pertanian terpadu dan mencetak 10.000 entrepreneur. Ketika ini dikolaborasi dengan kerja sama dengan saudagar Bugis Makassar kita, insyaallah kita akan wujudkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
"Saya menyampaikan terima kasih atas kesempatan diberikan. Meskipun baru 30 menit yang lalu saya tahu kalau saya diberikan kesempatan untuk memaparkan potensi Wajo di hadapan para saudagar Bugis Makassar. Saya akan memaksimalkan kesempatan ini," ucap Amran Mahmud membuka pemaparannya.
Baca juga: Selamat! Pemkab Wajo Sabet Predikat Opini WTP ke-9
Amran melngatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo akan memberikan "karpet merah" bagi para pengusaha untuk ikut bersama, baik berinvestasi secara langsung ke Wajo maupun membangun jaringan.
"Kabupaten Wajo memiliki potensi yang cukup lengkap, di antaranya panjang laut atau garis pantai dengan panjang sekitar 103 kilometer dengan produksi rumput laut sekitar 500 ribu ton. Juga untuk lahan pertanian dengan luas sekitar 101 ribu hektare yang sudah memproduksi hampir 800 ribu ton padi per tahun. Padahal, konsumsi orang Wajo hanya sekitar 50 ribu ton sehingga masih banyak yang bisa dikirim ke daerah lain," beber kepala daerah bergelar doktor ini.
Potensi selanjutnya, sambung Amran Mahmud , adalah Danau Tampe yang memiliki luas sekitar 16.000 hektare.
"Kalau para investor bisa membantu mengembangkan Danau Tempe dengan segala potensi perikanan dan pertanian yang ada, ini bisa lebih bagus dibandingkan Fallen Dam di Belanda dan memiliki daya saing," tutur Amran Mahmud yang juga Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Wajo.
Baca juga: Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian, Bupati Wajo Dukung Program RPLP2B
Amran Mahmud berharap melalui PSBM bisa menjadi catatan untuk membantu pembangunan ekonomi Wajo yang juga dikenal sebagai kota niaga.
"Yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa Kabupaten Wajo adalah satu-satunya daerah di Sulawesi Selatan yang memiliki potensi gas alam. Kami memiliki cadangan gas alam sekitar dua triliun standard cubik feet. Yang dipakai saat ini oleh Energy Equity Epic Sengkang itu baru sekitar 6,5 juta standard cubik feet. Jadi masih banyak yang bisa kita manfaatkan potensi gas alam ini," ungkapnya.
Amran Mahmud juga berharap, di Wajo bisa dibangun industri kebutuhan pangan dan menjadi jaringan para saudagar Bugis Makassar. "Kami siap bersinergi dengan KKSS," ucapnya.
Baca juga:Amran Mahmud Serahkan SK untuk 58 PPPK Lingkup Pemkab Wajo
Amran menutup pemaparannya dengan menyampaikan bahwa potensi persutraan Wajo yang diberikan tugas oleh Pemprov Sulsel untuk pengembalian kejayaannya.
"Saya kira ketika ini bisa dikembangkan banyak sekali potensi bisnis di dalamnya. Apalagi kami menghadirkan program pertanian terpadu dan mencetak 10.000 entrepreneur. Ketika ini dikolaborasi dengan kerja sama dengan saudagar Bugis Makassar kita, insyaallah kita akan wujudkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :