Dinkes Tangerang Minta Warganya Waspada Hepatitis Misterius

Selasa, 10 Mei 2022 - 08:33 WIB
loading...
Dinkes Tangerang Minta...
Dinas Kesehatan Kota Tangerang meminta warganya waspada penyakit hepatitis misterius. Foto/Ilustrasi/Dok Getty Images
A A A
TANGERANG - Kasus hepatitis misterius dilaporkan telah menyebabkan tiga orang anak meninggal dunia. Hal tersebut membuat Dinas Kesehatan Kota Tangerang menyiapkan sejumlah antisipasi untuk mencegah penularan virus tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Dini Anggraeni mengatakan hingga kini belum menemukan laporan adanya kasus hepatitis akut tersebut di Tangerang. Namun, pemerintah telah menyiapkan link laporan apabila ditemukan dugaan penyakit tersebut.

Link laporan kejadian disapkan untuk Puskesmas maupun Rumah Sakit sehingga dapat melakukan penanganan sesuai aturan Kemenkes. Baca juga: Heboh Hepatitis Misterius, Begini Penjelasan IDI

”Kami terus menjalin komunikasi dan menerima aturan dari Kemenkes terhadap kasus baru ini. Saya juga sudah koordinasi dengan teman-teman Puskesmas dan Rumah Sakit, untuk terus memantau secara teliti agar kita tidak kecolongan nantinya,” kata Dini, Selasa (10/5/2022).

Dini menjelaskan, gejala hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya memiliki gejala awal seperti mual, muntah, diare berat dan demam ringan. Sedangkan untuk gejala lanjutan yaitu air kencing berwarna pekat seperti teh dan BAB berwarna putih pusat. Baca juga: Hepatitis Misterius, Waspada Jika Anak Alami Gejala Ini

Warna mata dan kulit menguning, gangguan pembekuan darah, kejang hingga kesadaran menurun. ”Inilah yang harus diketahui dan diwaspadai masyarakat. Jika ditemukan gejala awal untuk segera memerikasakan diri ke pelayanan kesehatan pertama seperti Puskesmas,” ujarnya.

Dini mengimbau masyarakat untuk ikut melakukan pencegahan virus tersebut dengan menjaga kesehatan saluran pencernaan dengan rutin cuci tangan dengan sabun, pastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih, tidak bergantian alat makan, hindari kontak dengan orang sakit.



Disamping itu, Dinkes juga terus membuka kelas untuk tenaga kesehatan dengan mendatangkan para ahli. Sehingga, tenaga kesehatan terus mengupdate segala hal tentang hepatitis akut ini.”Intinya masyarakat harus waspada,” ungkapnya.

Selain itu, menjaga kesehatan saluran pernapasan juga perlu dilakukan dengan gunakan masker jika bepergian, jaga jarak dengan orang lain serta hindari keramaian atau kerumunan. Adapun jika ada yang mengalami gejala seperti diatas, diharapkan untuk membawa pasien ke rumah sakit.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lengkap! Daftar SD dan...
Lengkap! Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di Kota Tangerang untuk SPMB 2026
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Dilarang Sering Gendong...
Dilarang Sering Gendong Baby Soleil, Alyssa Daguise Bantah Mitos Bayi Bau Tangan
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved