Kawal Pemulihan Ekonomi Nasional, Bea Cukai Sambangi Djarum, Ada Apa?

Jum'at, 19 Juni 2020 - 15:12 WIB
loading...
Kawal Pemulihan Ekonomi...
Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY yang dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil, Padmoyo Tri Wikanto, menyambangi PT Djarum Kudus pada Kamis 18 Juni 2020.
A A A
KUDUS - Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY yang dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil, Padmoyo Tri Wikanto, menyambangi PT Djarum Kudus pada Kamis 18 Juni 2020. Tri mengatakan bahwa kunjungan ini untuk memastikan kebijakan pemerintah yang telah diambil di masa pandemi Covid-19 benar-benar membantu industri tetap berjalan.

Dengan tetap berjalannya perusahaan maka puluhan ribu tenaga kerja juga tetap mendapatkan penghasilan. Dengan demikian perekonomian juga tetap berjalan. Tidak hanya itu, Tri juga menyampaikan bahwa Pemerintah tengah menjalankan program Pemulihan Ekonomi Nasional.

“Pandemi ini begitu menggangu hajat hidup orang banyak. Bea Cukai ingin menyerap aspirasi dari stakeholders, agar pemerintah dapat mengambil kebijakan yang tepat untuk kepentingan nasional. Selain itu kami ingin bekerja keras mengawal pemulihan ekonomi nasional, membantu APBN antara lain dengan memastikan target Cukai Hasil Tembakau aman”, ujarnya.

Sementara itu Direktur Produksi PT Djarum, Thomas Budi Santoso, menginformasikan bahwa ada tren kenaikan penjualan produk apabila PT Djarum menerapkan strategi pemasaran tertentu yang kemungkinan akan diterapkan atau diluncurkan tahun ini. “Kita optimis, namun tentu dengan memperhatikan turunnya daya beli masyarakat juga terkait kondisi sekarang” jelas Thomas.

Hingga 31 Mei 2020, realisasi CHT Bea Cukai Jateng DIY mencapai Rp14,58 triliun. Meskipun baru 35,89 persen dari target total 2020, namun telah mencapai 100,27 persen dari target propoporsional (target per Mei 2020). Dibandingkan tahun 2019, penerimaan CHT s/d 31 Mei 2020 mengalami kenaikan sebesar Rp2,5 triliun, tumbuh 20,73 persen (y-o-y).

Tri mengungkapkan bahwa capaian di tengah pandemi ini tentu sangat baik. Kebijakan pemerintah dinilai tepat. Salah satu kebijakan berupa penundaan pembayaran cukai dari awalnya 2 bulan menjadi 3 bulan terbukti membantu cash flow perusahaan. PT Djarum menjadi bagian terpenting dalam capaian penerimaan CHT. Sebagai kontributor terbesar yaitu mencapai sekitar 66 persen dari CHT Jateng DIY, maka optimisme PT Djarum dengan adanya tren kenaikan penjualan, akan memberikan harapan positif bagi penerimaan CHT hingga akhir 2020 nanti.

Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai, Nur Rusydi menambahkan bahwa pertumbuhan realisasi cukai HT 2020 masih dipengaruhi adanya pergeseran pembayaran cukai akhir 2019 yang dibayarkan pada awal 2020. Adapun realisasi CHT hingga akhir 2020 juga akan dipengaruhi oleh dampak pandemi Covid-19, kondisi ekonomi global, daya beli masyarakat dan regulasi kenaikan beban tarif cukai.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Berita Terkini
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved