Buntut Kasus Salah Tangkap, HMI Jabodetabek Bakal Demo di Istana

Jum'at, 22 April 2022 - 02:35 WIB
loading...
Buntut Kasus Salah Tangkap,...
Ratusan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Jabodetabek bakal menggelar aksi unjuk rasa di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Jumat (22/4/2022). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Ratusan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Jabodetabek bakal menggelar aksi unjuk rasa di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Jumat (22/4/2022). Hal ini terkait kasus dugaan salah tangkap kasus begal di Tambelang, Kabupaten Bekasi.

Baca juga: Kecam Perusak Sekolah Muhammadiyah, PB HMI Desak Polres Madina Tangkap Pelaku

Adapun tuntutan HMI agar Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengevaluasi Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan salah tangkap tersebut, yang menimpa kader HMI Bekasi, Muhammad Fikri dan kawan-kawan.



Ketua Pengurus Besar (PB) HMI Bidang Perguruan Tinggi dan Kepemudaan (PTKP), Akmal Fahmi membenarkan, aksi unjuk rasa besok akan dihadiri ratusan kader HMI se-Jabodetabek.

"Sekitar 300 orang," kata Akmal saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (21/4/2022) malam.

Akmal mengaku, telah bersurat kepada pihak kepolisian terkait aksi unjuk rasa. Dalam selebaran yang diterima bahwa aksi unjuk rasa berlangsung pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai di Istana Kepresidenan.

"Aksi pukul 13.00 WIB titik kumpul di PB HMI dan titik aksi di Istana negara," ucapnya.

Adapun lima poin tuntutan HMI se-Jabodetabek di antaranya;

1. Mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera menuntaskan kasus HAM yang menimpa rakyat Indonesia.

2. Mendesak Presiden memerintahkan Kapolri untuk mencopot, memecat, dan mengadili oknum Polsek Tambelang, Polres Bekasi yang terlibat dalam kasus dugaan salah tangkap terhadap kader HMI Muhammad Fikry dan kawan-kawan.

3. Mendesak Kapolri mengevaluasi Polda Metro Jaya atas dugaan penyampaian keterangan tidak sesuai fakta di lapangan dalam kasus dugaan salah tangkap terhadap kader HMI Muhammad Fikry dan kawan-kawan.

4. Meminta kepada Kapolri untuk segera mengambil langkah agar memastikan kasus kekerasan dan pembegalan HAM tidak terjadi lagi.

5. Meminta Presiden Jokowi untuk terlibat langsung dalam menyelesaikan ketimpangan penegakan hukum yang menimpa kader HMI di wilayah hukum Polres Bekasi.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Pengacara Ungkap Roy...
Pengacara Ungkap Roy Suryo-Tifa Merasa Diperlakukan Seperti Bukan Anak Bangsa saat Ditangkap Polisi
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Rekomendasi
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Kenapa Sering Sakit...
Kenapa Sering Sakit Padahal Sudah Makan Sehat? Ini Penjelasan dr. Gia Pratama
Berita Terkini
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Diiringi Tanjidor, Pramono...
Diiringi Tanjidor, Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
Bahas Kemajuan Desa...
Bahas Kemajuan Desa Nifasi Papua Tengah, Forum Diskusi Publik Digelar di Jaksel
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved