Bupati Maros: Silahkan Pulang Kampung, Tapi Jangan Gunakan Randis
Kamis, 21 April 2022 - 18:24 WIB
loading...
Deretan kendaraan dinas milik Pemkab Maros. Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Bupati Maros , Chaidir Syam, memberi peringatan kepada jajarannya agar tidak menggunakan kendaraan dinas (randis) pada saat mudik lebaran.
"Silahkan pulang kampung, tapi jangan gunakan kendaraan dinas,” kata Bupati Maros , Kamis (21/4/2022).
Baca juga:Pemkab Maros Gelontorkan Rp1,3 Miliar untuk Beasiswa 866 Mahasiswa
Dia mengatakan, kendaraan dinas hanya digunakan untuk mendukung kegiatan pemerintahan. "Hal itu sudah kita sampaikan kepada ASN Pemkab Maros untuk tidak memanfaatkan randis untuk mudik. Karena randis itu adalah aset daerah, bukan aset pribadi,” bebernya.
Alumni Ilmu Pemerintahan Unhas itu juga mengingatkan, jika ada pegawai atau pejabat yang mengakali atau mengganti plat randis, maka akan diberikan sanksi.
“Jika ada ASN yang mengganti plat, yang tadinya pelat merah menjadi pelat hitam dan ketahuan, maka akan kami berikan surat peringatan,” tegasnya.
Chaidir juga mengatakan jika ada kerusakan pada kendaraan dinas maka beban perbaikannya akan ditanggung oleh ASN tersebut. Mantan Ketua DPRD Maros itu berharap, agar ASN dapat menjaga aset daerah tersebut.
Baca juga:Pemkab Maros Gelar Salat Idul Fitri 1443 H, Kepala Kemenag Jadi Khatib
“Rencananya kita juga akan sidak di sejumlah instansi, guna mengecek semua kendaraan dan meminimalisir adanya ASN yang melanggar aturan ini,” pungkasnya.
Belum lama ini Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari memang melakukan pengecakan pada kendaraan dinas para ASN. Dia ingin memastikan penggunaan fasilitas negara itu sesuai aturan.
“Kebanyakan mobil dinas digunakan oleh keluarganya, bukan kepala dinasnya,” ujarnya saat apel pemantauan randis di Lapangan Pallantikang beberapa waktu lalu.
Suhartina mengatakan, pemkab harus belajar dari pengalaman. Karena ada beberapa randis yang dari bodi terlihat baik, tapi mesinnya kurang baik.
Baca juga:Bupati dan Wabup Hadiri Malam Nuzulul Qur'an di Almarkaz Maros
Kepala Bidang Aset Dinas Keuangan Daerah, Kabupaten Maros, Sumartini mengatakan, saat ini jumlah randis roda 4 sekitar 230 buah.
“Itu sudah termasuk kendaraan yang dipinjam pakai Forkopimda dan di luar dari mobil ambulans dan truk,” tutupnya.
"Silahkan pulang kampung, tapi jangan gunakan kendaraan dinas,” kata Bupati Maros , Kamis (21/4/2022).
Baca juga:Pemkab Maros Gelontorkan Rp1,3 Miliar untuk Beasiswa 866 Mahasiswa
Dia mengatakan, kendaraan dinas hanya digunakan untuk mendukung kegiatan pemerintahan. "Hal itu sudah kita sampaikan kepada ASN Pemkab Maros untuk tidak memanfaatkan randis untuk mudik. Karena randis itu adalah aset daerah, bukan aset pribadi,” bebernya.
Alumni Ilmu Pemerintahan Unhas itu juga mengingatkan, jika ada pegawai atau pejabat yang mengakali atau mengganti plat randis, maka akan diberikan sanksi.
“Jika ada ASN yang mengganti plat, yang tadinya pelat merah menjadi pelat hitam dan ketahuan, maka akan kami berikan surat peringatan,” tegasnya.
Chaidir juga mengatakan jika ada kerusakan pada kendaraan dinas maka beban perbaikannya akan ditanggung oleh ASN tersebut. Mantan Ketua DPRD Maros itu berharap, agar ASN dapat menjaga aset daerah tersebut.
Baca juga:Pemkab Maros Gelar Salat Idul Fitri 1443 H, Kepala Kemenag Jadi Khatib
“Rencananya kita juga akan sidak di sejumlah instansi, guna mengecek semua kendaraan dan meminimalisir adanya ASN yang melanggar aturan ini,” pungkasnya.
Belum lama ini Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari memang melakukan pengecakan pada kendaraan dinas para ASN. Dia ingin memastikan penggunaan fasilitas negara itu sesuai aturan.
“Kebanyakan mobil dinas digunakan oleh keluarganya, bukan kepala dinasnya,” ujarnya saat apel pemantauan randis di Lapangan Pallantikang beberapa waktu lalu.
Suhartina mengatakan, pemkab harus belajar dari pengalaman. Karena ada beberapa randis yang dari bodi terlihat baik, tapi mesinnya kurang baik.
Baca juga:Bupati dan Wabup Hadiri Malam Nuzulul Qur'an di Almarkaz Maros
Kepala Bidang Aset Dinas Keuangan Daerah, Kabupaten Maros, Sumartini mengatakan, saat ini jumlah randis roda 4 sekitar 230 buah.
“Itu sudah termasuk kendaraan yang dipinjam pakai Forkopimda dan di luar dari mobil ambulans dan truk,” tutupnya.
(luq)
Lihat Juga :