Sosok Iptu Jeanne Sakalla, Kartini dari Perbatasan NTT Orang Tua Asuh Anak Stunting

Kamis, 21 April 2022 - 11:58 WIB
loading...
Sosok Iptu Jeanne Sakalla,...
Iptu Jeanne Sakalla, Kapolsek Alor Barat Daya menjadi Kartini masa kini di perbatasan NTT dengan menjadi orang tua asuh bagi anak-anak stunting dan menyediakan rumah baca. Foto/iNews TV/Danny Manu
A A A
ALOR - Sosok Iptu Jeanne Sakalla, Kapolsek Alor Barat Daya menjadi Kartini masa kini di perbatasan Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menjadi orang tua asuh bagi anak-anak stunting dan menyediakan rumah baca.

Sosok Iptu Jeanne Sakalla, Kartini dari Perbatasan NTT Orang Tua Asuh Anak Stunting


Setiap sore, Mapolsek Alor Barat Daya di Kabupaten Alor, NTT ramai dengan anak-anak SD yang datang untuk membaca berbagai buku bacaan yang disediakan.

Baca juga: Kartini, Emansipasi dan Pendidikan Antikekerasan

Selain dalam ruangan kecil yang disulap menjadi tempat membaca atau pojok baca, ada sebuah teras depan kantor yang menjadi tempat berkumpul mereka sambil membaca buku buku cerita maupun buku pelajaran.

Selain ruang baca, ada juga ruang bermain bagi anak-anak stunting yang sengaja dibuat. Sambil bermain, anak-anak stuntung bisa mendapatan makanan tambahan yang memang telah disiapkan oleh Kapolsek dan anggotanya. Yang bikin trenyuh, mereka urunan bersama untuk memenuhi anggaran makanan bagi anak-anak stunting.

Sosok Iptu Jeanne Sakalla, Kartini dari Perbatasan NTT Orang Tua Asuh Anak Stunting


Progaram Pojok Baca dan orang tua asuh bagi anak stunting serta literasi membaca bagi anak usia dini dan wifi gratis menjadi target Kapolsek perempuan pertama di Mapolres Alor ini.

Dia memimpin 14 anggota yang kesemuanya laki laki. Tekad menjadi pengayom dan pelindung masyarakat ia jalani tanpa rasa lelah.

Baca juga: Kartini Masa Kini di Tengah Pandemi

Masing-masing anggota Polsek memiliki anak asuh yang terus diawasi perkembangannya. Anak-anak stunting ini mendapatkan makanan tambahan di Mapolsek setiap Senin sampai Jumat dan mendapatkan pengawasan kesehatan.

"Saya ingin di daerah ini tidak ada lagi anak stunting. Saya juga ingin mengembalikan lagi minat baca anak yang berkurang karena pengaruh gadget," ujar Kapolsek.

Semangat dan kegigihan Kapolsek yang pernah bertugas di Polresta Kupang maupun Polda NTT ini melanjutkan amanah mendiang kedua orangtuanya.

Sosok Iptu Jeanne Sakalla, Kartini dari Perbatasan NTT Orang Tua Asuh Anak Stunting


Sosok mendiang ibunya sebagai polwan pertama di wilayah ini menjadi semangat tersendiri ketika memegang jabatan sebagai Kapolsek Abad.

"Saya ambil langkah konkrit. Karena persoalan stunting itu bukan hanya persoalan orang medis, tapi persoalan bangsa," tandasnya.

Untuk masalah Kambtibmas, perempuan yang memiliki satu anak itu selalu cekatan dalam memimpin anggotanya berkunjung ke titik yang dianggap rawan dan menjadi titik kumpul anak anak muda, maupun mendatangi rumah warga.

"Pola pendekatan sebagai ibu bagi anak muda untuk menjaga Kamtibmas juga dirasakan anggota Polsek yang menjadi spirit untuk melaksanakan tugas untuk wilayah hukum di Kecamatan Abad ini," ujar anggota Polsek Abad, Bripka Edison.



Sementara warga setempat pun mengapresiasi langkah yang telah dilakukan Kapolsek Iptu Jeanne Sakalla. "Awalnya anak-anak ini takut dengan polisi. Tapi dengan program Pojok Baca dan orang tua asuh, anak-anak ini menjadi dekat dengan polisi. Tidak ada lagi yang takut dengan polisi," kata guru ngaji, Farhan Rahman.

Hal yang sama disampaikan Dhyrja Awengkari, seorang ibu rumah tangga di wilayah Abad. "Saya mewakili mama-mama yang memiliki balita stunting mengucapkan terimakasih kepada Polsek Abad yang sudah melakukan program ini. Sehingga ke depannya tumbuh kembang anak kami bisa lebih baik," katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asik, Naik MRT Jakarta...
Asik, Naik MRT Jakarta hingga Transjakarta Hanya Bayar Rp1 Hari Ini
Dari Rengginang Laut,...
Dari Rengginang Laut, Ibu Eko Melanjutkan Semangat Kartini di Pesisir Rembang
Hari Kartini di Tangsel,...
Hari Kartini di Tangsel, Momentum Mendorong Perempuan Cerdas, Mandiri, dan Religius
Bangkitkan Semangat...
Bangkitkan Semangat Literasi di Rumah Ibadah, Rustini Resmikan Pojok Baca Istiqomah
Rumah Belajar Melang...
Rumah Belajar Melang Wujudkan Pemerataan Pendidikan di NTT
Dispusip DKI Jakarta...
Dispusip DKI Jakarta Perkuat Akses Literasi lewat Pojok Baca
Srikandi Vol. 2 Angkat...
Srikandi Vol. 2 Angkat Peran Perempuan Lewat Aktivitas Inspiratif
Kisah Mak Netty dan...
Kisah Mak Netty dan Fitri, Kartini Era Kini di Ekosistem Grab
TASPEN Salurkan Bantuan...
TASPEN Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitas Belajar, Rayakan Hari Kartini dan HUT ke-63
Rekomendasi
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Berita Terkini
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved