Mantan Tokoh Papua Merdeka Nicolas Masset Apresiasi Daerah Otonomi Baru

Rabu, 20 April 2022 - 21:45 WIB
loading...
Mantan Tokoh Papua Merdeka...
Mantan Tokoh Papua Merdeka, Nicolas Meset menyatakan Papua dimekarkan untuk pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Foto/iNews TV/Edy Siswanto
A A A
JAYAPURA - Mantan Tokoh Papua Merdeka, Nicolas Meset menyatakan Papua dimekarkan untuk pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Dia menyebut, pemekaran berdasar tujuh wilayah adat itu adalah berkat yang Tuhan berikan untuk masyarakat Papua.

"Itu adalah berkat dari Tuhan bahwa pemerintah memberikan pemekaran Papua. Ini semata-mata untuk kemajuan masyarakat Papua. Supaya semua berjalan dengan baik, dan masyarakat sejahtera," ucapnya, Rabu (20/4/2022).

Baca juga: Mantan Pendiri OPM: Papua Sudah Final, Papua Adalah NKRI!

Menurutnya, dengan pemekaran tersebut, maka semua masyarakat memiliki tanggungjawab masing-masing untuk memajukan dan mensejahterakan rakyatnya sesuai dengan DOB (Daerah Otonomi Baru).

"Kalau pemekaran sesuai wilayah adatnya tadi, maka semua punya tanggungjawab terhadap wilayahnya," katanya.

Nicolas Meset menegaskan, Papua sudah final melalui pengakuan Dewan Keamanan PBB pada 19 November 1969 lalu. Pengakuan itu menegaskan Papua adalah bagian dari NKRI.

"Jadi kalau ada yang petak-petakan, maka indikasinya mau Papua merdeka. Saya katakan Dewan Keamanan PBB sudah akui Papua adalah bagian dari NKRI. Jadi DOB harus disambut gembira, karena penduduk Papua ini sekitar 5 juta penduduk. Kalau ada provinsi baru maka pembangunan bisa menyentuh masyarakat hingga kepelosok," ucapnya.

Baca juga: DPR Sahkan Usulan 3 DOB Papua, Indonesia Akan Miliki 37 Provinsi

Terkait kekhawatiran yang timbul semisal akan adanya non OAP (Orang Asli Papua) yang datang dan ketakutan lapangan pekerjaan, maka dia menyarankan Legislatif dan Eksekutif membuat regulasi terkait hal itu.

Dia menyebut masih ada yang memiliki pemikiran untuk dirinya sendiri dan menganggap bahwa Papua ini hanya orang Papua punya.

"Harus dibagi-bagi. Karena saya sampaikan tadi Papua adalah bagian dari NKRI. Saya sangat mengapresiasi Pak Wapres yang memberikan tujuh provinsi ini," katanya.

Menurutnya, pemerintah harus juga menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Papua untuk bisa berkarya dan menjadi sukses dengan tidak mengharap seperti uang jatuh dari langit.

"Catatan pentingnya adalah harus didik anak-anak Papua latih untuk bekerja, jangan malas-malas. Dilatih agar bisa mandiri berkarya. Orang Papua bukan malas, namun harus ajar dia didampingi agar sukses," ucapnya.



"Yang penting, pemerintah sudah kasih sinyal akan pemekaran. Persiapkan diri, jangan harap seperti bintang jatuh dari langit atau bintang kejora turun dari langit. Mimpi itu sudah habis sekarang bagaimana kita kerja untuk negerinya sendiri dan menjadi tuan di negerinya sendiri," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Ratusan Peserta Padati...
Ratusan Peserta Padati Nobar Pesta Babi di Sekretariat PMKRI Jakarta Pusat
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Rekomendasi
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Berita Terkini
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved