7 Jenazah Korban Kebakaran di Samarinda Dikebumikan di Wajo
Selasa, 19 April 2022 - 15:21 WIB
loading...
Bupati Wajo, Amran Mahmud melepas jenazah korban kebakaran yang akan dikebumikan di Wajo. Foto: SINDOnews/Reza Pahlevi
A
A
A
WAJO - 7 jenazah korban kebakaran di Samarinda, Kalimantan Timur tiba di Kabupaten Wajo, Selasa (19/4/2022) dini hari. Enam di antaranya dikebumikan di Timoro, Kelurahan Wiringpalennae, Tempe. Satu lainnya di Desa Benteng Lompo, Sabbangparu.
Ketujuh orang ini sebelumnya menjadi korban kebakaran di sebuah rumah toko yang berada di Samarinda pada Minggu(17/4/22) dini hari. Kejadian ini menewaskan 7 orang yang semuanya berasal dari Wajo.
Baca juga:Kecelakaan Lalin Picu Kebakaran Ruko di Samarinda, 1 Keluarga Tewas
Bupati Wajo, Amran Mahmud bersama istri, Sitti Maryam, dan Wakil Bupati, Amran, melayat ke rumah duka sebelum jenazah tiba. Turut mendampingi, anggota DPRD Kabupaten Wajo , Sudirman Meru, Camat Tempe, Supardi, serta pelayat lainnya.
Bupati juga memimpin pelepasan jenazah untuk dikebumikan sekira pukul 2 dini hari. Tangis keluarga dan kerabat pecah, baik saat jenazah tiba di rumah duka, maupun saat hendak dikebumikan.
Menurutnya, duka ini bukan hanya duka keluarga, namun duka bersama sebagai orang Wajo. Karena itu, Pemkab Wajo ikut berbelasungkawa atas musibah yang menimpa para korban.
Baca juga:Mobil Tabrak Kios Bensin, 7 Orang Tewas Terbakar di Samarinda
"Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Wajo menyampaikan belasungkawa yang mendalam untuk semua almarhum dan almarhumah. Mari kita ikhlaskan kepergian mereka, kita berdoa agar mereka husnul khatimah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya," ucap Amran Mahmud.
Secara khusus kepada menantu dalam keluarga tersebut yang mengiringi semua jenazah, Amiruddin, Amran Mahmud berharap agar bersabar menerima cobaan ini.
“Kepada saudaraku Amiruddin juga, jika ada hal-hal yang bisa kami bantu, silahkan sampaikan kepada kami. Karena duka ini bukan hanya duka saudaraku Amiruddin, tapi ini adalah duka kita semua. Mari doakan anak beliau yang sementara dirawat di rumah sakit agar segera diangkat penyakitnya," ucapnya.
Amran Mahmud juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala OPD terkait, Camat Tempe, Camat Sabbangparu, unit penanganan bencana dari OPD serta seluruh pihak yang turut membantu dalam upaya mempersiapkan pemulangan jenazah sampai pemakaman.
Baca juga:Kecelakaan Lalin Picu Kebakaran Ruko di Samarinda, 1 Keluarga Tewas
"Tadi Pak Kadis Perhubungan menjemput langsung jenazah, begitupun Camat Tempe, Camat Sabbangparu, unit penanganan bencana di OPD serta pemerintah setempat dan pihak lainnya yang membantu menyiapkan pemakaman dan segala sesuatunya di rumah duka. Serta pihak-pihak lainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu,” tambahnya.
Selain itu, pihaknya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) serta semua pihak yang memfasilitasi pemulangan jenazah di Samarinda.
Berikut daftar nama korban kebakaran ruko di Samarinda:
1. Alya - Perempuan usia 16 tahun (meninggal dunia)
2. Kiki Resri - Perempuan usia 37 tahun (meninggal dunia)
3. Luthfi - Laki-laki usia 16 tahun (meninggal dunia)
4. Siti Arabia - Perempuan usia 50 tahun (meninggal dunia)
5. Sri Ani Rahayu - Perempuan usia 29 tahun (meninggal dunia)
6. M Wahyu - Laki-laki usia 19 tahun (meninggal dunia)
7. Ani - Perempuan usia 19 tahun (meninggal dunia)
8. Aqila - Perempuan usia 9 tahun (luka berat di RS AW Syahranie)
Ketujuh orang ini sebelumnya menjadi korban kebakaran di sebuah rumah toko yang berada di Samarinda pada Minggu(17/4/22) dini hari. Kejadian ini menewaskan 7 orang yang semuanya berasal dari Wajo.
Baca juga:Kecelakaan Lalin Picu Kebakaran Ruko di Samarinda, 1 Keluarga Tewas
Bupati Wajo, Amran Mahmud bersama istri, Sitti Maryam, dan Wakil Bupati, Amran, melayat ke rumah duka sebelum jenazah tiba. Turut mendampingi, anggota DPRD Kabupaten Wajo , Sudirman Meru, Camat Tempe, Supardi, serta pelayat lainnya.
Bupati juga memimpin pelepasan jenazah untuk dikebumikan sekira pukul 2 dini hari. Tangis keluarga dan kerabat pecah, baik saat jenazah tiba di rumah duka, maupun saat hendak dikebumikan.
Menurutnya, duka ini bukan hanya duka keluarga, namun duka bersama sebagai orang Wajo. Karena itu, Pemkab Wajo ikut berbelasungkawa atas musibah yang menimpa para korban.
Baca juga:Mobil Tabrak Kios Bensin, 7 Orang Tewas Terbakar di Samarinda
"Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Wajo menyampaikan belasungkawa yang mendalam untuk semua almarhum dan almarhumah. Mari kita ikhlaskan kepergian mereka, kita berdoa agar mereka husnul khatimah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya," ucap Amran Mahmud.
Secara khusus kepada menantu dalam keluarga tersebut yang mengiringi semua jenazah, Amiruddin, Amran Mahmud berharap agar bersabar menerima cobaan ini.
“Kepada saudaraku Amiruddin juga, jika ada hal-hal yang bisa kami bantu, silahkan sampaikan kepada kami. Karena duka ini bukan hanya duka saudaraku Amiruddin, tapi ini adalah duka kita semua. Mari doakan anak beliau yang sementara dirawat di rumah sakit agar segera diangkat penyakitnya," ucapnya.
Amran Mahmud juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala OPD terkait, Camat Tempe, Camat Sabbangparu, unit penanganan bencana dari OPD serta seluruh pihak yang turut membantu dalam upaya mempersiapkan pemulangan jenazah sampai pemakaman.
Baca juga:Kecelakaan Lalin Picu Kebakaran Ruko di Samarinda, 1 Keluarga Tewas
"Tadi Pak Kadis Perhubungan menjemput langsung jenazah, begitupun Camat Tempe, Camat Sabbangparu, unit penanganan bencana di OPD serta pemerintah setempat dan pihak lainnya yang membantu menyiapkan pemakaman dan segala sesuatunya di rumah duka. Serta pihak-pihak lainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu,” tambahnya.
Selain itu, pihaknya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) serta semua pihak yang memfasilitasi pemulangan jenazah di Samarinda.
Berikut daftar nama korban kebakaran ruko di Samarinda:
1. Alya - Perempuan usia 16 tahun (meninggal dunia)
2. Kiki Resri - Perempuan usia 37 tahun (meninggal dunia)
3. Luthfi - Laki-laki usia 16 tahun (meninggal dunia)
4. Siti Arabia - Perempuan usia 50 tahun (meninggal dunia)
5. Sri Ani Rahayu - Perempuan usia 29 tahun (meninggal dunia)
6. M Wahyu - Laki-laki usia 19 tahun (meninggal dunia)
7. Ani - Perempuan usia 19 tahun (meninggal dunia)
8. Aqila - Perempuan usia 9 tahun (luka berat di RS AW Syahranie)
(luq)
Lihat Juga :