Bupati Barru Puji Pelaksanaan Festival Apang
Senin, 18 April 2022 - 19:56 WIB
loading...
Bupati Barru, Suardi Saleh (berbaju putih) menghadiri Festival Apang di Masjid Babul Falah Kamara Jalan Pramuka, Tuwung, Minggu (18/4/2022). Foto: Istimewa
A
A
A
BARRU - Bupati Barru , Suardi Saleh memuji pelaksanaan Festival Apang di Masjid Babul Falah Kamara Jalan Pramuka, Tuwung. Ia berharap, kegiatan positif ini bisa menjalar ke wilayah lain di Kabupaten Barru.
Hal tersebut disampaikan Suardi Saleh saat membuka Festival Apang tersebut di Masjid Babul Falah Kamara Jalan Pramuka, Tuwung, Minggu (17/4/2022).
Baca juga:Pemkab Barru Siapkan Rumah Tunggu di Makassar untuk Keluarga Pasien
Suardi menyampaikan, tradisi manre apang dalam Festival Apang berasal dari kebiasaan masyarakat Bugis Barru setiap pertengahan Ramadhan, dengan membuat kue apang untuk disantap bersama. Hampir di seluruh pelosok perkampungan di Kabupaten Barru menjalankan kebiasaan ini sebagai simbol kebahagiaan dalam Ramadhan.
"Apresiasi terhadap Pemuda Masjid Kamara, alhamdulillah Festival keempat kalinya tidak berhenti, meski kemarin kita dilanda pandemi Covid-19 . Namun dua tahun terakhir tetap dilakukan meski hibrid, secara virtual, dan tahun ini secara terbuka namun tetap jalankan protokol kesehatan Covid-19, untuk ini saya ucapkan terima kasih," sebut Suardi.
Dirinya menyebut generasi muda Masjid Kamara yang selalu tampil beda, dapat untuk terus berbuat baik.
"Mudah-mudahan hal baik di sini dapat tereplikasi ke masjid-masjid lain, semoga kreativitas yang luar biasa, tidak pernah berhenti berkarya," tutup Bupati .
Baca juga:BPOM dan Anggota DPR RI Pantau Kualitas Pangan di Pasar Mattirowalie Barru
Pembina Remaja Masjid Kampung Kamara, Asriadi Rijal memuji Bupati Barru, Suardi Saleh sebagai tokoh utama pendukung Festival Apang yang mendukung festival tahunan ini.
"Alhamdulillah, berkat dukungan Pemda Barru , dan izin dari Bapak Bupati Barru, kita bisa festival secara terbuka, kami jamin bahwa telah lebih sembilan puluh persen warga Kamara yang telah divaksinasi lengkap, insyaallah," ujar Asriadi.
Asriadi berharap dukungan ini dan konsistensi Festival Apang, nantinya akan menjadi event daerah yang menasional.
Baca juga:Kabupaten Barru Terbaik Pertama Kinerja Tata Kelola Penyaluran Dana Desa
Kue apang adalah kue khas yang dibuat dari tepung beras dan gula merah, kemudian dikukus dan biasanya, adonan yang sedikit akan mengembang menjadi besar.
Makna mengembang inilah yang menjadi dasar, bahwa dengan tradisi ini diharapkan, selain silaturahmi terjaga dengan saling berbagi, juga diharapkan dapat memaknai proses mengembang dengan filosofi simbolik agar di pertengahan Ramadhan, semua sudah berkembang lebih baik di iman dan takwa.
Hal tersebut disampaikan Suardi Saleh saat membuka Festival Apang tersebut di Masjid Babul Falah Kamara Jalan Pramuka, Tuwung, Minggu (17/4/2022).
Baca juga:Pemkab Barru Siapkan Rumah Tunggu di Makassar untuk Keluarga Pasien
Suardi menyampaikan, tradisi manre apang dalam Festival Apang berasal dari kebiasaan masyarakat Bugis Barru setiap pertengahan Ramadhan, dengan membuat kue apang untuk disantap bersama. Hampir di seluruh pelosok perkampungan di Kabupaten Barru menjalankan kebiasaan ini sebagai simbol kebahagiaan dalam Ramadhan.
"Apresiasi terhadap Pemuda Masjid Kamara, alhamdulillah Festival keempat kalinya tidak berhenti, meski kemarin kita dilanda pandemi Covid-19 . Namun dua tahun terakhir tetap dilakukan meski hibrid, secara virtual, dan tahun ini secara terbuka namun tetap jalankan protokol kesehatan Covid-19, untuk ini saya ucapkan terima kasih," sebut Suardi.
Dirinya menyebut generasi muda Masjid Kamara yang selalu tampil beda, dapat untuk terus berbuat baik.
"Mudah-mudahan hal baik di sini dapat tereplikasi ke masjid-masjid lain, semoga kreativitas yang luar biasa, tidak pernah berhenti berkarya," tutup Bupati .
Baca juga:BPOM dan Anggota DPR RI Pantau Kualitas Pangan di Pasar Mattirowalie Barru
Pembina Remaja Masjid Kampung Kamara, Asriadi Rijal memuji Bupati Barru, Suardi Saleh sebagai tokoh utama pendukung Festival Apang yang mendukung festival tahunan ini.
"Alhamdulillah, berkat dukungan Pemda Barru , dan izin dari Bapak Bupati Barru, kita bisa festival secara terbuka, kami jamin bahwa telah lebih sembilan puluh persen warga Kamara yang telah divaksinasi lengkap, insyaallah," ujar Asriadi.
Asriadi berharap dukungan ini dan konsistensi Festival Apang, nantinya akan menjadi event daerah yang menasional.
Baca juga:Kabupaten Barru Terbaik Pertama Kinerja Tata Kelola Penyaluran Dana Desa
Kue apang adalah kue khas yang dibuat dari tepung beras dan gula merah, kemudian dikukus dan biasanya, adonan yang sedikit akan mengembang menjadi besar.
Makna mengembang inilah yang menjadi dasar, bahwa dengan tradisi ini diharapkan, selain silaturahmi terjaga dengan saling berbagi, juga diharapkan dapat memaknai proses mengembang dengan filosofi simbolik agar di pertengahan Ramadhan, semua sudah berkembang lebih baik di iman dan takwa.
(luq)
Lihat Juga :