PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Bentuk Tim Tekan Kebocoran Air

Kamis, 14 April 2022 - 12:16 WIB
loading...
PDAM Tirta Bhagasasi...
PDAM Bekasi membentuk tim khusus yang bertugas menekan tingkat kehilangan atau kebocoran air saat proses produksi dan distribusi di jaringan perpipaan. Foto: Istimewa
A A A
BEKASI - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi Bekasi membentuk tim khusus yang bertugas menekan tingkat kehilangan atau kebocoran air saat proses produksi dan distribusi di jaringan perpipaan. Demikian disapaikan Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Usep Rahman Salim.

"Kemarin saya sudah minta untuk segera bentuk tim penanganan, saat kunjungan ke Rawa Tembaga, Kota Bekasi yang merupakan kantor cabang penyumbang kebocoran terbesar bagi perusahaan kami," kata Usep di Bekasi, Kamis (14/4/2022). Baca juga: DPRD Kaji Transformasi PDAM Bekasi Menjadi Perumda

Menurut dia, kehilangan air merupakan salah satu kendala yang dialami perusahaan daerah air minum secara umum, termasuk yang kerap terjadi di PDAM Tirta Bhagasasi.

"Tinggal bagaimana cara dan upaya kita mengatasi kehilangan air ini agar bisa semakin ditekan atau diminimalisir," katanya.

Usep mengaku, telah menginstruksikan setiap pimpinan di seluruh kantor cabang dan kantor cabang pembantu bersama semua karyawannya untuk bekerja maksimal. Tak hanya itu, dia juga meminta jajarannya untuk serta saling koordinasi mengatasi persoalan ini.

"Saya sudah perintahkan 13 kepala cabang dan 13 kepala cabang pembantu baik di Kota maupun Kabupaten Bekasi untuk mampu mengatasi kebocoran air ini salah satunya dengan membentuk tim khusus tadi," katanya.



Setelah terbentuk, kata dia, tim tersebut bertugas melakukan pendataan terhadap titik-titik yang rawan kebocoran untuk kemudian dilaporkan serta ditindaklanjuti dengan pergantian jaringan perpipaan secara bertahap. Tim juga dapat mengambil tindakan terhadap pelaku penyambungan koneksi ilegal.

"Jika memiliki rekening PDAM, maka pelaku koneksi ilegal itu harus membayar tagihan hingga lunas namun jika bukan pelanggan maka sanksi akan ditindaklanjuti Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi," terangnya.

Dia berpesan agar tim nantinya bisa bertugas sebaik mungkin dalam menekan tingkat kebocoran. Dengan demikian akan ada peningkatan pendapatan yang bisa dibukukan karena terjadi efisiensi.

Saat ini diketahui tingkat kehilangan air di PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi antara 27-30 persen. Penyebab utamanya usia teknis pipa, jaringan pipa terganggu pelebaran jalan, serta tekanan kendaraan. Baca juga: DPRD Kabupaten Bekasi Akan Bahas Skema Pemisahan PDAM Bekasi

"Karena sebagian besar jaringan perpipaan berada di pinggir jalan raya yang setiap saat dilalui kendaraan bertonase berat," kata dia.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Sucofindo dan ABPEDNAS...
Sucofindo dan ABPEDNAS Bangun Sumur Air Bersih di 70 Titik
NHM Peduli dan Warga...
NHM Peduli dan Warga Dusun Kobok Bersama Bangun Fasilitas Air Bersih melalui Sistem Swakelola
Rekomendasi
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved