Wabup Maros Gencar Sosialisasi Gemar Membaca
Selasa, 12 April 2022 - 14:34 WIB
loading...
Suhartina Bohari selaku Bunda Literasi Kabupaten Maros berbicara di hadapan sosialisasi pembudayaan kegemaran membaca, Selasa (12/4/2022). Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Pemkab Maros melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros terus berupaya meningkatkan minat baca masyarakat. Salah satunya dengan menggelar sosialisasi pembudayaan kegemaran membaca.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros, Selasa (12/4/2022)
Baca juga:Kasus Covid-19 di Kabupaten Maros Disebut Sudah Melandai
Sejumlah tokoh perempuan terlihat menghadiri sosialisasi ini, beberapa di antaranya, Bunda Literasi Kabupaten Maros, Suhartina Bohari , Bunda Baca Kabupaten Maros, Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, dan Wakil Ketua DPRD Maros, Haeriah Rahman.
Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari mengungkapkan, kegiatan literasi jika dilakukan dengan kompak akan menghasilkan kebiasaan yang baik. Dirinya berharap melalui sosialisasi hari ini, dapat dirumuskan program yang jelas tujuan dan targetnya. Agar target masyarakat Maros gemar membaca di 2024 dapat tercapai.
"Lewat sosialisasi pembudayaan kegemaran membaca hari ini, minimal ada satu program yang bisa disepakati. Tentu harus jelas tujuannya, harus ada targetnya. Dengan adanya target, kita dapat bekerja lebih maksimal," ungkapnya.
Baca juga:Pemkab Maros Petakan Titik Kemacetan Jalur Mudik Lebaran 2022
Suhartina menyebutkan, pihaknya sementara berupaya untuk membentuk perpustakaan di setiap desa yang ada di Kabupaten Maros. Tentu dengan konsep yang menarik dan mobilitas pergantian buku yang teratur. Jika tema buku diganti secara teratur, minat pembaca kata dia akan lebih meningkat.
"Tidak perlu kondisi ruangan yang terlalu kaku. Jika perlu kita ubah konsep perpustakaan yang kaku menjadi lebih ke alam. Seperti tempat bacanya kita tempatkan pada gazebo-gazebo," sebutnya.
Suhartina secara khusus meminta ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, agar terus membenah diri. Dia bersama Bupati Maros saat ini terus fokus pada peningkatan SDM. Dirinya mengatakan, membaca adalah proses mempersiapkan generasi ke depan.
Baca juga:Bayi yang Ditemukan Warga di Maros Dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo
"Dinas Perpustakaan ini punya peran besar, semoga bisa lebih dibenahi lagi, seperti penyediaan mobil perpustakaan, kelayakan buku, kerapian dan kebersihannya. Jangan sampai buku yang tersedia sudah tidak relevan lagi, sudah kusut-kusut, sampulnya sudah rusak," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Amiruddin melaporkan, tujuan kegiatan ini adalah melakukan penyeragaman dalam pembinaan dan pengembangan kegemaran membaca masyarakat. Sosialisasi ini memberikan landasan berpikir yang komprehensif, efesien dan efektif.
"Masyarakat perlu diberikan pengetahuan bahwa membaca adalah salah satu kunci penting kemajuan bangsa. Perlu dikawal untuk Maros yang lebih baik dan lebih keren," ujarnya.
Baca juga:Wacana Penundaan Pencairan THR dan TPP, ASN Maros Ramai-ramai Vaksin Booster
Kegiatan yang berlangsung sehari ini mengusung tema "Dengan pembudayaan kegemaran membaca, menuju masyarakat cerdas dan maju".
Peserta yang hadir hingga berita ini tayang ungkap Amiruddin, sebanyak 86 orang yang terdiri dari Majelis Ta'lim, Fatayat, Aisyiyah, Darmawanita, Bunda literasi, Forum perpustakaan lorong dan beberapa organisasi perempuan lainnya.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros, Selasa (12/4/2022)
Baca juga:Kasus Covid-19 di Kabupaten Maros Disebut Sudah Melandai
Sejumlah tokoh perempuan terlihat menghadiri sosialisasi ini, beberapa di antaranya, Bunda Literasi Kabupaten Maros, Suhartina Bohari , Bunda Baca Kabupaten Maros, Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, dan Wakil Ketua DPRD Maros, Haeriah Rahman.
Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari mengungkapkan, kegiatan literasi jika dilakukan dengan kompak akan menghasilkan kebiasaan yang baik. Dirinya berharap melalui sosialisasi hari ini, dapat dirumuskan program yang jelas tujuan dan targetnya. Agar target masyarakat Maros gemar membaca di 2024 dapat tercapai.
"Lewat sosialisasi pembudayaan kegemaran membaca hari ini, minimal ada satu program yang bisa disepakati. Tentu harus jelas tujuannya, harus ada targetnya. Dengan adanya target, kita dapat bekerja lebih maksimal," ungkapnya.
Baca juga:Pemkab Maros Petakan Titik Kemacetan Jalur Mudik Lebaran 2022
Suhartina menyebutkan, pihaknya sementara berupaya untuk membentuk perpustakaan di setiap desa yang ada di Kabupaten Maros. Tentu dengan konsep yang menarik dan mobilitas pergantian buku yang teratur. Jika tema buku diganti secara teratur, minat pembaca kata dia akan lebih meningkat.
"Tidak perlu kondisi ruangan yang terlalu kaku. Jika perlu kita ubah konsep perpustakaan yang kaku menjadi lebih ke alam. Seperti tempat bacanya kita tempatkan pada gazebo-gazebo," sebutnya.
Suhartina secara khusus meminta ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, agar terus membenah diri. Dia bersama Bupati Maros saat ini terus fokus pada peningkatan SDM. Dirinya mengatakan, membaca adalah proses mempersiapkan generasi ke depan.
Baca juga:Bayi yang Ditemukan Warga di Maros Dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo
"Dinas Perpustakaan ini punya peran besar, semoga bisa lebih dibenahi lagi, seperti penyediaan mobil perpustakaan, kelayakan buku, kerapian dan kebersihannya. Jangan sampai buku yang tersedia sudah tidak relevan lagi, sudah kusut-kusut, sampulnya sudah rusak," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Amiruddin melaporkan, tujuan kegiatan ini adalah melakukan penyeragaman dalam pembinaan dan pengembangan kegemaran membaca masyarakat. Sosialisasi ini memberikan landasan berpikir yang komprehensif, efesien dan efektif.
"Masyarakat perlu diberikan pengetahuan bahwa membaca adalah salah satu kunci penting kemajuan bangsa. Perlu dikawal untuk Maros yang lebih baik dan lebih keren," ujarnya.
Baca juga:Wacana Penundaan Pencairan THR dan TPP, ASN Maros Ramai-ramai Vaksin Booster
Kegiatan yang berlangsung sehari ini mengusung tema "Dengan pembudayaan kegemaran membaca, menuju masyarakat cerdas dan maju".
Peserta yang hadir hingga berita ini tayang ungkap Amiruddin, sebanyak 86 orang yang terdiri dari Majelis Ta'lim, Fatayat, Aisyiyah, Darmawanita, Bunda literasi, Forum perpustakaan lorong dan beberapa organisasi perempuan lainnya.
(luq)
Lihat Juga :