Polisi Beberkan Penyebab Kemacetan Parah di Jakarta selama Bulan Ramadhan
Selasa, 05 April 2022 - 19:15 WIB
loading...
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo membeberkan penyebab kemacetan parah di Jakarta selama bulan Ramadhan. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo membeberkan penyebab kemacetan parah di Jakarta selama bulan Ramadhan. Pada jalan protokol dan kawasan perkantoran dan niaga, mengalami kemacetan pada sore dan pagi hari.
Sambodo mengatakan, kepadatan kendaraan pada sore hari terjadi karena warga serempak pulang dari kantor menuju ke rumah untuk berbuka puasa di rumah masing-masing. Setelah berbuka puasa, arus lalu lintas kembali normal, bahkan cenderung landai.
Baca juga: Kemacetan Jakarta Meningkat, Wagub DKI: Aktivitas Sudah Kembali Normal
"Dulu sebelum bulan puasa ada orang yang pulang jam 4, ada yang pulang jam 5, 6, 7, semua terbagi. Sekarang pada saat bulan Ramadhan terutama pada minggu pertama awal puasa semua orang ingin buka puasa di rumah. Jadi pergerakannya serentak," ujar Sambodo di Polda Metro Jaya, Selasa (5/4/2022).
Selain itu, penyebab kemacetan lantaran terdapat beberapa sekolah yang saat ini sedang melaksanakan ujian secara luring. Hal tersebut menambah kepadatan arus lalu lintas di jalanan Jakarta.
Sambodo mengatakan, kepadatan kendaraan pada sore hari terjadi karena warga serempak pulang dari kantor menuju ke rumah untuk berbuka puasa di rumah masing-masing. Setelah berbuka puasa, arus lalu lintas kembali normal, bahkan cenderung landai.
Baca juga: Kemacetan Jakarta Meningkat, Wagub DKI: Aktivitas Sudah Kembali Normal
"Dulu sebelum bulan puasa ada orang yang pulang jam 4, ada yang pulang jam 5, 6, 7, semua terbagi. Sekarang pada saat bulan Ramadhan terutama pada minggu pertama awal puasa semua orang ingin buka puasa di rumah. Jadi pergerakannya serentak," ujar Sambodo di Polda Metro Jaya, Selasa (5/4/2022).
Selain itu, penyebab kemacetan lantaran terdapat beberapa sekolah yang saat ini sedang melaksanakan ujian secara luring. Hal tersebut menambah kepadatan arus lalu lintas di jalanan Jakarta.
Lihat Juga :