Awas! LPG Oplosan Beredar di Pematangsiantar, Pertamina Periksa Agen Penyalur

Selasa, 05 April 2022 - 11:51 WIB
loading...
Awas! LPG Oplosan Beredar...
Kenderaan angkut LPG milik PT HTJG.Foto/ist
A A A
MEDAN - Pertamina tengah memeriksa salah satu agen penyalur LPG Nonsubsidi di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara. Pemeriksaan terkait dugaan pendistribusian LPG oplosan kepada masyarakat di daerah itu.

Section Head Communication dan Relation PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, Agustiawan, mengungkapkan jika agen yang mereka periksa adalah PT HTJG. "Pemanggilan itu untuk dilakukan pemeriksaan dan pendalaman," ujarnya, Selasa (5/4/2022).

Baca juga: 2 Kelompok Remaja di Medan Labuhan Saling Serang, Polisi Keluarkan Tembakan Peringatan

Pemeriksaan tersebut terkait dugaan tindakan pengoplosan dari LPG subsidi 3 kg ke LPG nonsubsidi 5,5 kg, 12 kg dan 50 kg oleh PT HTJG. Bukan diisi ulang di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) resmi Pertamina

Informasi yang dihimpun, seharusnya agen tersebut mengisi ulang LPG di SPPBE PT Sumber Wijaya di Perdagangan, Kabupaten Simalungun dan SPPBE PT Wanantara Dharma Satria di Kabupaten Deliserdang. Namun HTJG mengisi ulangnya di gudang yang beberapa waktu lalu berada di Kawasan Industri Medan (KIM) 2, Mabar, Deliserdang.

Pengisian ulang diduga dilakukan dengan cara dioplos. Yakni dengan memindahkan isi LPG subsidi 3 kg ke LPG nonsubsidi 5,5 kg, 12 kg dan 50 kg. HTJG sesekali mengisi ulang di SPPBE PT Sumber Wijaya untuk tetap tercatat melakukan ke pengisian ke SPPBE resmi.

Menurut Agus, pemeriksaan tersebut sudah dilakukan sejak 24 Maret 2022 dan hingga kini masih berjalan. Dia belum dapat memastikan kapan pemeriksaan ini rampung tetapi berjanji akan menginformasikan ke publik hasil dari pemeriksaan tersebut.



"Jika dari pendalaman, agen tersebut terbukti bersalah, maka sanksi sesuai kontrak kerja sama antara PT Pertamina dengan Agen, yakni skorsing dan pembinaan," pungkasnya.

Peredaran LPG oplosan ini juga telah meresahkan masyarakat di Siantar. Mereka meminta agar Pertamina dan Polisi segera mengusut peredaran LPG oplosan itu sebelum ada korban jiwa.

"Kalau sudah dioplos, sudah tidak sesuai standar, pasti tingkat keamanannya juga diragukan. Kita tidak tahu siapa yang membeli LPG oplosan itu, bisa saya, bisa yang lain. Tapi yang pasti itu berbahaya. Jangan sampai ada korban jiwa," sebut Elia (41).

Praktik pengoplosan ini juga harus segera ditindak sebelum masyarakat mengalami kesulita memperoleh LPG bersubsidi. Khususnya di tengah naiknya harga kebutuhan pokok saat ini.

"Sekarang semua lagi mahal. BBM naik. Kalau gas LPG bersubsidi juga naik. Makin susah kita. Jangan karena dikorupsi orang-orang rakus, kita semua jadi susah," pungkasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Tokoh Madura: Masyarakat...
Tokoh Madura: Masyarakat Tak Boleh Jadi Penonton dalam Konversi LPG ke NGC
Bareskrim Polri Bongkar...
Bareskrim Polri Bongkar Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten, Tangkap 2 Tersangka
Pertamina Apresiasi...
Pertamina Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Penyalahgunaan Gas Bersubsidi
Bagak Marnatal 2025...
Bagak Marnatal 2025 Menggetarkan Kota Siantar
Bagak Marnatal Hidupkan...
Bagak Marnatal Hidupkan Suasana Natal di Siantar Besok
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Rekomendasi
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Berita Terkini
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved