Pantau Pelaksanaan PTM 100%, Anggota DPRD DKI: Semua Fasilitas Sekolah Sudah Siap

Jum'at, 01 April 2022 - 23:53 WIB
loading...
Pantau Pelaksanaan PTM...
Anggota Komisi E Indrawati Dewi meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sejumlah sekolah. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Komisi E DPRD DKI mengunjungi sejumlah sekolah di antaranya SMAN 1, SMPN 5, dan SMKN 27 Jakarta. Kunjungan tersebut dalam rangka melakukan peninjauan pelaksanaan Pertemuan Tatap Muka (PTM) 100% yang mulai berlaku hari ini Jumat (1/4/2022).

Setelah melakukan kunjungan, anggota Komisi E Indrawati Dewi menilai sejumlah persiapan fasilitas penunjang protokol kesehatan di tiga sekolah negeri itu sudah siap. Namun dia berharap agar peran Satgas Covid-19 di masing-masing sekolah yang terdiri atas guru, orang tua atau wali murid, serta masyarakat sekitar lebih maksimal dalam proses PTM.

Menurut anggota fraksi PDI Perjuangan itu, peran dan fungsi Satgas Covid-19 di sekolah-sekolah DKI Jakarta perlu menyesuaikan dengan proses PTM ini.

Baca juga: Selama Ramadhan, Durasi Sekolah PTM 100% di DKI Jakarta Maksimal 6 Jam

"Ini kan sudah bukan uji coba lagi yah, ini sudah benar-benar tatap muka seperti dulu, sehingga Satgas Covid-19 juga sudah harus siap dengan kemungkinan-kemungkinan skenario apa saja yang akan terjadi pada PTM 100% ini," kata Indrawati.

Baca juga: Mulai Hari Ini, DKI Jakarta Terapkan Pembelajaran Tatap Muka 100%

Selain itu, Indrawati juga berharap Satgas Covid-19 di sekolah tidak hanya memonitor pelaksanaan PTM scara fisik, tapi juga mampu memformulasikan pendekatan komunikasi yang baik kepada para orang tua murid agar mereka bisa dengan tenang melepaskan anaknya ke sekolah.

Satgas Covid-19 di sekolah juga harus mampu merancang sosialisai kepada siswa agar tetap menjaga protokol Kesehatan, dan kepada orang tua murid juga agar orang tua yakin sekolah mampu menjalankan PTM 100%.

Karena Dalam pelaksanaannya, sekolah masih memberikan pilihan kepada wali murid untuk memilih apakah anaknya akan mengikuti PTM atau Pembelajaran Jarak Jauh. "Sekolah boleh ditutup jika sudah 5% dari jumlah murid yang terjangkit Covid-19," ucapnya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Rekomendasi
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Syarat Sekolah Gelar...
Syarat Sekolah Gelar Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved