alexametrics

Korban tenggelam ditemukan setelah ritual adat

loading...
Korban tenggelam ditemukan setelah ritual adat
Ilustrasi (istimewa)
A+ A-
Sindonews.com - Dua bocah di Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) tenggelam setelah meloncat ke sungai yang dikenal angker. Kedua jenazah bocah ini baru ditemukan setelah warga desa menggelar ritual adat di lokasi mereka tenggelam.

Dua bocah perempuan, Adriana Ato (13) dan Fransiska Ukat (9), asal Desa Oenenu Utara, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten TTU tenggelam sekira pukul 17.00 Wita, Kamis 14 Maret 2013 petang.

Keduanya nekat mandi setelah pulang sekolah. Setelah menanggalkan pakaiannya, mereka langsung meloncat Kali Nifu Nikis yang berair deras. Namun keduanya tidak juga muncul.



Warga yang mengetahui ada dua bocah tenggelam langsung melakukan pencarian, namun tidak membuahkan hasil. Akhirnya, tetua kampung menggelar ritual adat di sekitar lokasi tenggelamnya dua bocah tersebut.

"Warga sempat kesulitan mencari, tetapi setelah melakukan upacara adat, dua jam kemudian baru bisa ditemukan jasad keduanya," kata Kepala Desa Oenenu Selatan, Patrisius Nabu, Jumat (15/3/2013).

Saat ditemukan kondisi keduanya sedang berpelukan erat dan terbenam di dasar kali.

Kades Nabu mengakui Jasad dua anak itu sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu, namun sayangnya nyawa mereka tidak tertolong lagi, diduga sudah meninggal saat berada dalam air kali Nifu Nikis.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak