Jelang Ramadhan, PO Lorena di Kampung Rambutan Bersyukur Wajib Tes Antigen Dicabut

Sabtu, 26 Maret 2022 - 20:45 WIB
loading...
Jelang Ramadhan, PO...
Perusahaan Otobus (PO) Lorena Nina saat berbincang dengan wartawan MNC Portal Indonesia di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Foto: MPI/Muhammad Farhan
A A A
JAKARTA - Menurunnya kasus aktif Covid-19 menjadikan syarat wajib tes swab antigen atau PCR dicabut oleh Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Tak ayal, keleluasaan syarat tersebut mengakibatkan lonjakan pemudik untuk pulang ke kampung halaman bahkan sebelum Ramadhan tiba.

Tampak di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, pemudik mulai antre menunggu giliran keberangkatan busnya menuju kampung halaman. Sejumlah agen bus di Terminl Kampung Rambutan tampak sibuk dengan silih bergantinya pemudik yang hendak membeli tiket. Baca juga: Tes Swab Massal Dilakukan di Lingkungan Pondok Pesantren

Salah satu agen bus di Terminal Kampung Rambutan, perusahaan otobus (PO) Lorena, melalui karyawannya Nina mengaku bersyukur dengan kebijakan pemerintah yang mencabut aturan wajib tes swab antigen atau PCR. Nina mengaku, ada peningkatan pembelian tiket dibandingkan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Ibu Kota.

"Kemarin saat pemberlakuan wajib tes swab antigen, penumpang kami secara drastis menurun. Sehari hanya dua hingga lima tiket yang terjual kemarin. Tetapi setelah dicabut aturan wajibnya, sudah kembali normal yakni 10 tiket bis bahkan terjual lebih untuk kepergian antar provinsi," kata Nina kepada MNC Portal, Sabtu (26/3/2022).

Nina mengatakan, hingga pukul 11.26 WIB siang tadi, tiket bus Lorena sudah terjual delapan tiket. Pembelian tiket Bus Lorena, menurutnya, paling laku untuk tujuan keberangkatan ke Sumatera, Jawa, dan Bali.

Nina menyampaikan, pihaknya tetap mewajibkan penumpang untuk menunjukkan bukti vaksin dosis lengkap atau bukti hasil tes negatif antigen jika belum menerima dosis vaksin lengkap.



"Sebelum membeli tiket, kami mewajibkan penumpang untuk menyerahkan bukti sudah vaksin dosis lengkap atau sudah tes antigen jika belum vaksin kedua. Khusus untuk penumpang yang memiliki penyakit khusus dan belum vaksin, mereka perlu menyerahkan keterangan resmi dari dokter," tutur Nina

Kemudian Nina juga menyampaikan terkait kewajiban menyerahkan bukti vaksin dosis booster itu belum diterapkan. Dia menerangkan bahwa pihak PO Bis Lorena belum menerima instruksi wajib penerapan aturan tersebut dari Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.

Diketahui meski lebih ramai dari sebelumnya, berdasarkan pantauan MNC Portal hingga pukul 13.40 WIB, tetap terlihat lengang dan belum menunjukkan keramaian. Menurut keterangan warga sekitar, kunjungan mudik di terminal Kampung Rambutan baru ramai saat hari kerja antara Senin hingga Jumat. Baca juga: Tes Swab Capai 3.559 Orang, Rapid Tes Tembus 13.634 Orang

Hingga saat ini, Kepala Terminal Kampung Rambutan belum bisa dihubungi terkait kejelasan aturan vaksinasi booster bagi pemudik di terminal Kampung Rambutan. Petugas Dishub terminal Kampung Rambutan menyampaikan bahwa atasannya tersebut sedang mengikuti rapat daring zoom meeting sehingga sulit dihubungi.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suasana Arus Balik Nataru...
Suasana Arus Balik Nataru di Terminal Kampung Rambutan
15.277 Pemudik Kembali...
15.277 Pemudik Kembali ke Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan
Arus Mudik Nataru di...
Arus Mudik Nataru di Terminal Kampung Rambutan, 1.508 Orang Tinggalkan Jakarta
Rekomendasi
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Berita Terkini
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved